Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mega Capital cari 1 bank agen penjual

 
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 22 September 2011  |  18:08 WIB

 

JAKARTA: PT Mega Capital Investama, perusahaan manajemen investasi anggota kelompok usaha Grup Para, optimistis dapat menggandeng satu bank menjadi agen penjual baru produk investasi reksa dana perseroan mulai akhir tahun ini.
 
Direktur Mega Capital Investama Rini Subarningsih mengatakan saat ini perusahaan yang dia pimpin sedang menjajaki beberapa bank untuk menjadi agen penjual produk perseroan.
 
"Mudah-mudahan minimal satu bank dapat menjadi agen produk kami mulai akhir tahun," ujarnya kepada Bisnis hari ini. 
 
Dia mengatakan saat ini perusahaan juga berniat mengintensifkan penjualan produk di salah satu sister company-nya yaitu PT Bank Mega dan PT Bank Mega Syariah. Rencana itu, lanjutnya, merupakan salah satu strategi perusahaan yang baru mendapatkan izin manajer investasi sebagai hasil pemisahan divisi manajemen aset dari PT Mega Capital Indonesia sejak 6 Mei.
 
Menurut dia, strategi lain adalah menerbitkan reksa dana baru untuk merangkul investor baru yang diharapkan dapat meningkatkan dana kelolaannya. Penerbitan reksa dana baru itu terutama yang berbentuk reksa dana saham dan campuran untuk menyempurnakan dan mengefisienkan produk yang sudah ada.
 
Direktur Mega Capital Investama Sugeng Sugiharto mengatakan perseroan juga masih ingin menggenjot tambahan dana investasi untuk produk reksa dana terbuka yang sudah mereka kelola. 
 
Beberapa di antara produk yang menjadi fokus pemasaran saat ini, tuturnya, adalah reksa dana saham bernama Mega Dana Saham dan reksa dana pendapatan tetap Mega Dana Obligasi Dua, reksa dana pasar usang Mega Dana Kas, dan reksa dana campuran Mega Dana SRI Kehati Harmoni.
 
"Kami juga berniat mengembangkan reksa dana syariah, saat ini kami sudah mengelola beberapa."
 
Data Bapepam-LK mencatat reksa dana syariah milik perusahaan yang berdana kelolaan sekitar Rp3 triliun itu terdiri dari Mega Dana Syariah, Mega Dana Saham Syariah, dan Mega Dana Obligasi Syariah. (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top