Kelas khusus ibu hamil tekan angka kematian

 
Adhitya Noviardi
Adhitya Noviardi - Bisnis.com 21 September 2011  |  12:51 WIB

 

TANJUNG PANDAN: Ibu hamil perlu mendapatkan pelatihan dan perhatian dari tenaga medis untuk menurunkan tingkat kematian ibu melahirkan dan kematian bayi. 
 
Terbukti di Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) di Desa Pangkallalang, Kecamatan Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Bangka Belitung, pelatihan dan perhatian melalui penyelenggaraan kelas ibu hamil.
 
Sejak didirikan kelas ibu hamil pada November 2009 lalu, hingga sekarang kasus kematian ibu melahirkan dan kematian bayi menurun drastis.
 
"Alhamdulillah, tidak ada kasus ibu meninggal saat melahirkan, karena semua terpantau dan mengerti apa yang akan dilakukan bila terjadi sesuatu dengan kehamilannya," kata Huzini, Bidan yang juga Kepala Poskesdes, Desa Pangkallalang, Kecamatan Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, hari ini di Tanjung Pandan.  
 
Menurut dia, kehadiran kelas ibu hamil ini banyak manfaatnya bagi masyarakat. Angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) pada 2010 dan tahun ini menurun kasusnya.
 
Kelas ibu hamil ini baru satu-satunya di Tanjung Pandan. Programnya a.l. memberikan berbagai pengetahuan dan hal penting yang patut dipahami ibu dalam menjaga kesehatan kehamilannya.
 
Kelas tersebut diadakan setiap bulan, yakni kelas untuk ibu hamil 0-3 bulan, atau kehamilan trimester pertama diadakan pada Jumat pertama, kelas ibu hamil 4-6 bulan kedua diadakan tiap Jumat di pekan kedua. Sedangkan kelas untuk ibu hamil usia 6 bulan ke atas berlangsung tiap Jumat di pekan ketiga.
 
"Materi yang diberikan sesuai dengan acuan dan difasilitasi oleh Poskesdes dan dinas kesehatan, sehingga dapat dipelajari. Di dalam kelas ibu hamil ini, disertakan pula pendamping bagi ibu, bisa suami atau keluarga," ujarnya.
 
Selain materi kesehatan kehamilan, kelas yang terdiri dari 10 ibu hamil ini, juga mendatangkan dokter gigi untuk menjelaskan pentingnya kesehatan gigi dan mulut. Juga ada ahli gizi pada saat kelas berlangsung. 
 
"Ibu hamil juga dilatih senam khusus untuk ibu hamil," tambahnya.
 
Mengenai biaya penyelenggaraan semua kegiatan itu, katanya,  melalui sumber dana yang berasal dari Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dari pemerintah pusat, dan sarana penunjang lainnya dari Puskesmas. (arh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top