Direktur Utama PT Titanium Properti Fadjri Albana mengatakan seluruh dana investasi tersebut berasal dari pinjaman Export-Import Bank of Malaysia Berhad (EXIM Bank) dan PT Maybank Syariah Indonesia.
Dia menjelaskan Titanium Square merupakan proyek mixed use development yang terdiri dari apartemen, pusat perbelanjaan dan kondominium hotel yang rencananya akan dikelola oleh Aston International.
Ditargetkan pembangunan Titanium Square menjadi kawasan terpadu dapat selesai dalam 15 bulan ke depan. Secara keseluruhan apartemen berjumlah 952 unit yang dibangun di atas mall. Total apartemen ini terbagi dalam 3 tower yang berbentuk huruf U dimana satu tower dikembangkan sebagai kondominium berjumlah 225 unit, tutur Fadjri saat dihubungi Bisnis, beberapa waktu lalu.
Dia menuturkan Titanium Square di bangun dengan total lahan seluas 1,3 hektare di daerah Pasar Rebo, Jakarta Timur dimana secara geografis wilayah tersebut kental dengan bagian selatan Jakarta dan Bogor yang masih hijau dan udara yang sejuk.
Terkait alasan pihaknya berkeyakinan masuk mengembangkan properti di Indonesia karena dia menilai pasar yang terbuka dan bisnis properti yang terus berkembang di Tanah Air.
Titanium Square, katanya, merupakan proyek pertama bagi PT Titanium Properti. Apartemen tersebut, kata Fadjri terbagi dalam 2 tipe yaitu seluas 29,7 m2 yang terdiri dari satu kamar tidur dan dua kamar tidur dengan luas 37,2 m2. (api)