UI terapkan skema pembayaran BOPB

JAKARTA: Universitas Indonesia (UI) akan menerapkan skema pembayaran pendidikan melalui program Biaya Operasional Pendidikan Berkeadilan (BOPB), khususnya untuk program Sarjana (S-1) Reguler pada penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2010/2011.
Inria Zulfikar
Inria Zulfikar - Bisnis.com 31 Desember 2010  |  03:59 WIB

JAKARTA: Universitas Indonesia (UI) akan menerapkan skema pembayaran pendidikan melalui program Biaya Operasional Pendidikan Berkeadilan (BOPB), khususnya untuk program Sarjana (S-1) Reguler pada penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2010/2011.

Kepala Kantor Komunikasi atau juru bicara UI Vishnu Juwono mengatakan bahwa skema tersebut kembali diberlakukan sebagai bentuk komitmen UI dalam mendukung sistem pendidikan tinggi Pemerintah dan sesuai intruksi PP No.66 2010 dan Permen No.34 tahun 2010.

Melalui skema pembayaran pendidikan ini, kata Vishnu, calon mahasiswa yang diterima di program S-1 Reguler, baik melalui SIMAK, PPKB, atau SNMPTN, akan membayar biaya pendidikan sesuai kemampuan finansial orangtua maupun penanggung jawab biaya pendidikannya sesuai sistemasi yang ditentukan UI dan dapat dipertanggungjawabkan transparansinya.

Pada kesempatan itu Vishnu mengatakan bahwa UI kembali menyelenggarakan jalur Seleksi Masuk Universitas Indonesia (Simak UI) 2011. Simak UI merupakan ujian seleksi masuk UI yang terintegrasi dari jenjang pendidikan Vokasi/D3 hingga jenjang pendidikan Doktoral.

"Sehingga pada 2011 ini kuota untuk seleksi masuk UI atau Simak UI ditetapkan minimalis dari total mahasiswa baru yang diterima UI tiap tahunnya dan sisanya diterima melalui seleksi nasional atau SNMPTN sebesar 60 persen," kata Vishnu hari ini.

Simak UI 2011 akan dilaksanakan serentak pada 3 Juli 2011 di beberapa kota besar di Indonesia. Pendaftaran seleksi tetap dilakukan secara online melalui http://penerimaan.ui.ac.id. Calon mahasiswa dapat memilih minimal dua program studi dengan membayar Rp 200.000.

"Pengumuman seleksinya dilaksanakan pada 24 Juli 2010," jelas Vishnu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top