Medco mulai eksplorasi Blok Muralim

JAKARTA: Raksasa migas milik keluarga Panigoro PT Medco Energy International Tbk melalui konsorsium Medco CBM menandatangani kontrak kerja sama pengembangan gas metana (coal bed methana/ CBM) di Blok Muralim, Sumatra Selatan.Direktur Utama Medco Energy
News Editor | 14 Desember 2010 14:22 WIB

JAKARTA: Raksasa migas milik keluarga Panigoro PT Medco Energy International Tbk melalui konsorsium Medco CBM menandatangani kontrak kerja sama pengembangan gas metana (coal bed methana/ CBM) di Blok Muralim, Sumatra Selatan.Direktur Utama Medco Energy Darmoyo Doyoatmojo menyatakan konsorsium Medco CBM yang terdiri atas PT Medco CBM Pendopo dan Dart Energy Pte Ltd menandatangani kontrak EPC tersebut (engineering, procurement, and construction) itu pada 3 Desember."Berdasarkan evaluasi bersama, diperkirakan terdapat resources sekitar 2,27 TCF di wilayah tersebut," ujarnya dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia di Jakarta, malam ini.Darmoyo mengatakan pengembangan CBM itu berjangka 30 tahun dengan 3 tahun pertama merupakan komitmen pasti konsorsium untuk melakukan pemboran core hole, eksplorasi, dewatering dan uji produksi. Proses itu akan memakan biaya US$4,6 juta.Bagi perseroan, sambungnya, penandatanganan perjanjian kontraktor kontrak kerja sama CBM itu telah memberikan kepastian. "Perjanjian ini memberikan kepastian kepada kami untuk mempertahankan keberlangsungan usaha," katanya. (bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top