Sedia dana sebelum tua

Bekerja tidak hanya untuk memenuhi kehidupan saat ini, tetapi juga tabungan pada masa mendatang, hari tua, kesejahteraan anak, pendidikan, liburan, dan berbagai keperluan lainnya.Bagi karyawan yang bekerja di perusahaan, tabungan hari tua, asuransi kesehatan,
Feri Kristianto
Feri Kristianto - Bisnis.com 11 Desember 2010  |  01:25 WIB

Bekerja tidak hanya untuk memenuhi kehidupan saat ini, tetapi juga tabungan pada masa mendatang, hari tua, kesejahteraan anak, pendidikan, liburan, dan berbagai keperluan lainnya.Bagi karyawan yang bekerja di perusahaan, tabungan hari tua, asuransi kesehatan, dan berbagai tunjangan lainnya sudah dipikirkan oleh perusahaan, meskipun setiap bulan pendapatan dipotong berbagai biaya tersebut dan nominalnya tidak sebesar harapan.Namun, apa yang terjadi pada kesejahteraan wiraswasta seperti dokter, penulis lepas, fotografer profesional, hingga konsultan teknik, yang tidak memiliki dan terdftar sebagai karyawan di satu perusahaan tertentu.Robert T. Kiyosaki, penulis buku Rich Dad Poor Dad dan pemilik The Rich Dad Company menjelaskan dalam Cashflow Quadrant yang sangat terkenal bahwa wiraswasta berbeda dengan pemilik bisnis.Ketika wiraswasta berlibur, maka pemasukkan bagi mereka juga akan berhenti. Sementara kehadiran pemilik bisnis bahkan tidak terlalu membantu jalannya perusahaan. Hal ini terjadi karena wiraswasta memiliki bisnis dan bekerja dalam bisnis tersebut sebagai sumber pendapatan tunggal.Pemilik bisnis bergantung kepada orang lain yang bekerja di dalam bisnisnya dan menjalankan usahanya dengan sistem yang sangat baik.Wiraswasta harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan kesejahteraan yang diperoleh, namun dengan ketelitian dan kecermatan mengalokasikan pendapatan, bukan hal mustahil mereka bisa menikmati hidup seperti pemilik bisnis.Perencana Keuangan dari IMPlanner, Rico Satria, mengatakan pekerja mandiri atau wiraswasta wajib memiliki asuransi, khususnya asuransi kesehatan dan tabungan atau investasi untuk hari tua guna memastikan kelangsungan hidupnya ketika sudah tidak bekerja lagi."Asuransi kesehatan sangat penting karena pendapatan akan berhenti ketika dia sakit dan itu berbahaya bagi kelangsungan keluarganya seperti istri dan anak, apalagi jika istri tidak bekerja," ujarnya kepada Bisnis, baru-baru ini.Beberapa hal perlu diperhatikan ketika mengambil asuransi kesehatan misalnya rawat inap, rawat jalan, jenis penyakit yang ditanggung, harga maksimum kamar yang ditanggung, hingga alokasi dana obat-obatan.Asuransi jiwa juga bisa diambil jika masih ada tanggungan seperti anak yang masih sekolah, atau untuk meninggalkan warisan. Pendapatan wiraswasta memang tidak bisa dipastikan besarnya setiap bulan, tetapi biasanya bisa dibuat rata-rata atau estimasi pendapatan minimal.Sebagai pekerja mandiri, misalkan seorang konsultan lingkungan, perlu diperhatikan berapa besar jumlah dana yang diperlukan untuk masa pensiun. Dana hari tua minimal bisa menghidupi diri dan pasangan tanpa harus membuka usaha baru atau meminta bantuan anak.Jumlah dana yang bisa disimpan untuk berbagai alokasi ini biasanya 10% hingga 20% dari penghasilan yang diperoleh, tetapi bisa ditambah ketika ada penghasilan tambahan.Pada prinsipnya persiapkan untuk diri sendiri dan pasangan terlebih dahulu, karena anak bisa dianggap sudah mandiri ketika wiraswasta berhenti bekerja. Kecuali, selama masa bekerja bisa menyimpan dana dalam jumlah lebih banyak untuk diwariskan atau tunjangan anak.Reksa danaTabungan di hari tua juga bisa diperoleh dengan menyisihkan dana untuk membeli produk reksa dana setiap bulannya, minimal Rp500.000 per bulan. Pada transaksi online trading pembelian mulai dari Rp100.000 per transaksi.Perlindungan bagi para pekerja mandiri ini ternyata menarik dijadikan sebagai lahan bisnis. Hal tersebut menunjukkan adanya kesadaran dari para wiraswasta tersebut. Beberapa perusahaan bahkan menawarkan asuransi bagi mereka.CV Utama Sejahtera merupakan salah satu yang gencar menawarkan asuransi bagi pekerja mandiri secara online. Perusahaan tersebut menawarkan program perlindungan Jaminan Sosial Tenaga Kerja bagi para wiraswasta, pekerja lepas, kontrak, hingga buruh harian. Mereka didaftarkan sebagai anggota CV tersebut.Setiap peserta dijanjikan memperoleh jaminan kesehatan rawat jalan dan inap menggunakan kartu Jamsostek, jaminan kecelakaan kerja bersifar reimbers maksimum Rp8 juta, santunan kematian Rp12 juta, dan tabungan hari tua yang dicairkan setelah masa keanggotaan peserta melampaui waktu 5 tahun 6 bulan.Setiap peserta disyaratkan berusia maksimal 55 tahun, iuran bulanan Rp130.000 menikah atau Rp95.000 bagi peserta yang masih lajang, dan biaya pendaftaran Rp20.000 di bayar saat pendaftaran awal.Persyaratan dan kemudahan yang ditawarkan oleh perusahaan seperti ini sebaiknya diteliti terlebih dahulu, jangan sampai tertipu karena penawaran tersebut bukan berasal dari perusahaan asuransi langsung, tetapi perusahaan yang menawarkan jasa agar Anda bisa dicatatkan sebagai karyawan mereka untuk kemudian didaftarkan mengikuti asuransi Jamsostek. (ts) (fita.indah@bisnis.co.id)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top