Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Papua Nugini Gempa Magnitudo 6,9, Ada Peringatan Tsunami

Peringatan tsunami muncul usai gempa magnitudo 6,9 di Papua Nugini hari ini
ilustrasi dampak gempa / Freepik
ilustrasi dampak gempa / Freepik

Bisnis.com, JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan 6,9 skala Richter melanda Laut Solomon Papua Nugini menurut Survei Geologi Amerika Serikat. "Ancaman tsunami" dikeluarkan untuk beberapa bagian pantai Papua Nugini.

Sistem Peringatan Tsunami AS mengatakan gelombang setinggi 3 hingga 10 kaki di atas permukaan pasang surut normal mungkin terjadi di dekat episentrum gempa. Sistem tersebut tidak mengeluarkan peringatan untuk tempat lain di Samudra Pasifik.

Dilansir dari New York Times, gempa bumi terjadi pada pukul 6:04 pagi waktu Papua Nugini sekitar 121 mil tenggara Kimbe, Papua Nugini, menurut data dari USGS.

Saat seismolog meninjau data yang tersedia, mereka mungkin merevisi besarnya gempa yang dilaporkan. Informasi tambahan yang dikumpulkan tentang gempa bumi tersebut juga dapat mendorong para ilmuwan USGS untuk memperbarui peta tingkat keparahan guncangan.

Gempa susulan biasanya merupakan gempa bumi yang lebih kecil yang terjadi setelah gempa bumi yang lebih besar di area yang sama. Gempa susulan biasanya merupakan penyesuaian kecil di sepanjang bagian patahan yang bergeser pada saat gempa bumi awal.

Gempa susulan dapat terjadi beberapa hari, minggu, atau bahkan tahun setelah gempa bumi pertama. Peristiwa ini dapat memiliki kekuatan yang sama atau lebih besar dari gempa bumi awal, dan dapat terus memengaruhi lokasi yang telah rusak.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper