Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Potret Akrab Sri Mulyani bareng Jenderal Dudung di Lubang Buaya

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengunggah foto bersama Kepala Staf Angkatan Darat atau KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman dan istrinyadi Instagram.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 01 Oktober 2022  |  12:23 WIB
Potret Akrab Sri Mulyani bareng Jenderal Dudung di Lubang Buaya
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan paparan saat acara UOB Annual Economic Outlook 2023 di Jakarta, Kamis (29/9/2022). Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengunggah foto bersama Kepala Staf Angkatan Darat atau KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman dan istrinya. Dalam unggahan itu, Sri Mulyani menyebut terdapat kesamaan di antara mereka.

Foto tersebut diunggah Sri Mulyani di akun Instagramnya, @smindrawati pada Sabtu (1/10/2022). Berdasarkan keterangan unggahan itu, Dudung mengenalkan istrinya, Rahma Setyaningsih kepada Sri Mulyani. Mereka berbincang hingga kemudian menemukan adanya kesamaan.

"Berfoto bersama Jenderal Dudung Abdurrahman dan Ibu Rahma Setyaningsih yang diperkenalkan Jenderal Dudung ke saya, yang ternyata asal Semarang," tulis Sri Mulyani dalam unggahannya, Sabtu (1/10/2022).

Sri Mulyani yang berbalut kebaya merah menjelaskan bahwa mereka telah mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Jakarta. Sementara itu, Dudung menggunakan seragam lengkap dan Rahma mengenakan kebaya.

"Setelah upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lokasi Lubang Buaya - Jakarta dan mendoakan para pahlawan korban pengkhianatan Gerakan 30 September (G-30S)," tulis Sri Mulyani dalam kutipannya.

Pemerintah menetapkan 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila sejak September 1967. Penetapan hari nasional itu berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 153 Tahun 1967.

Berdasarkan Keppres itu, terdapat sejumlah pertimbangan dalam penetapan 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Di antaranya yakni karena upaya pengkhianatan G30S berhasil digagalkan, sehingga tidak terjadi ancaman terhadap Pancasila.

Lalu, 1 Oktober menjadi hari untuk mempertebal dan meresapkan keyakinan akan kebenaran, keunggulan, serta kesaktian Pancasila sebagai satu-satunya pandangan hidup yang dapat mempersatukan seluruh negara, bangsa, dan rakyat Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani Dudung Abdurachman
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

back to top To top