Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sandiaga Uno Siapkan Bansos Bagi Pelaku Wisata, Antisipasi BBM Naik

Sandiaga Uno mengamini bahwa kenaikan bahan bakar minyak (BBM) di tanah Air akan berdampak langsung bagi semua lini ekonomi, tidak terkecuali pariwisata.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 06 September 2022  |  01:02 WIB
Sandiaga Uno Siapkan Bansos Bagi Pelaku Wisata, Antisipasi BBM Naik
Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) Kristalina Georgieva (tengah) bersama Menteri BUMN Erick Thohir (kiri), serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno berkunjung ke pusat perbelanjaan Sarinah di Jakarta, Minggu (17/7/2022). - Bisnis/Wibi Pangestu.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengamini bahwa kenaikan bahan bakar minyak (BBM) di tanah Air akan berdampak langsung bagi semua lini ekonomi, tidak terkecuali pariwisata.

Dia pun mengatakan bahwa kementeriannya tengah melakukan penghitungan terhadap dampak dari kenaikan ini sehingga jajarannya disebutnya akan mempersiapkan bantuan apabila diperlukan.

Penyebabnya, Sandiaga menilai kenaikan harga bahan baku menjadi salah satu efek domino yang paling terasa di sektor ekonomi kreatif.

"Kami sekarang sedang menghitung secara cermat dampaknya. Per hari ini tentunya yang paling mendapatkan pukulan adalah peningkatan dari harga-harga bahan pemasok terutama untuk produk-produk ekonomi kreatif," ujarnya kepada wartawan, Senin (5/9/2022).

Lebih lanjut, dia mengatakan imbas dari kenaikan harga BBM dan bahan baku juga diperkirakan akan berefek terhadap kenaikan harga produk-produk ekonomi kreatif dengan prediksi kenaikan hingga 20 persen.

"Kenaikan jadi Rp10.000 untuk pertalite dan solar di angka Rp7.600 ini, kami melihat bahwa potensi kenaikan dari harga-harga produk ekonomi kreatif lokal khususnya kuliner, kriya, dan fesyen itu rata-rata yang diantisipasi itu antara 10-20 persen," katanya.

Dia menegaskan bahwa kementeriannya akan segera mencapai hasil perhitungan dan pengumpulan data-data yang nantinya akan menjadi bahan pertimbangan untuk menyediakan dana bantuan sosial (bansos) bagi pelaku parekraf yang membutuhkan. 

"Data-data akan kami kumpulkan, kami akan ajukan kepada Dirjen Keuangan seandainya diperlukan bantuan sosial bagi para pelaku parekraf terutama yang ada di masyarakat rentan yang pendapatannya di bawah Rp 5 juta atau di bawah Rp3 juta per bulan itu pasti yang paling terdampak dari kenaikan ini," ujar Sandi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pariwisata sandiaga uno kemenparekraf Harga BBM subsidi bansos
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top