Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Baznas Catatkan Pembayaran Zakat di OPZ Naik Hingga 51 Persen

Baznas mencatatkan bahwa pada Ramadan tahun ini pembayaran zakat masyarakat di lembaga organisasi pengelola zakat (OPZ) pusat meningkat hingga 51 persen.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 02 Mei 2022  |  19:43 WIB
Seorang Jemaah yang melakukan pembayaran zakat kepada OPZ Baznas di Masjid Istiqlal (dok. Akbar Evandio - Bisnis.com)
Seorang Jemaah yang melakukan pembayaran zakat kepada OPZ Baznas di Masjid Istiqlal (dok. Akbar Evandio - Bisnis.com)

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mencatatkan bahwa pada Ramadan 2022 pembayaran zakat masyarakat di lembaga organisasi pengelola zakat (OPZ) pusat meningkat hingga 51 persen.

“Catatan kami pengumpulan zakat masyarakat di Baznas Pusat naik 52 persen,” ujar Deputi Baznas RI M Arifin Purwakananta saat dihubungi Bisnis, Senin (2/5/2022)

 Arifin memerinci untuk peningkatan pengumpulan zakat fitrah di tingkat nasional ditaksir meningkat 20—30 persen.

“Jumlah yang kami himpun sampai Ramadan tahun ini adalah Rp202 miliar di BAZNAS pusat. Kami akan terus mendorong sampai akhir tahun ini sebesar Rp760 miliar di BAZNAS pusat, sedangkan secara nasional yaitu BAZNAS dan LAZ sebesar Rp26 triliun,” tuturnya.

Dia pun menjelaskan, metode penghitungan pembagian pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) dilakukan dengan rata-rata dari 3 (tiga) komponen yaitu persentase pengumpulan 2019—2020 (rata-rata geometrik), persentase pengumpulan 2020, dan persentase potensi zakat wilayah provinsi.

Dijelaskan, target pengumpulan zakat pada 2022 pada tingkat organisasi pengelola zakat (OPZ) yaitu Baznas RI sebesar Rp760 miliar, Baznas provinsi sebesar Rp2,12 triliun, Baznas kabupaten/kota sebesar Rp6,94 triliun dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) sebesar Rp16,17 triliun.

Arifin menegaskan, pihaknya juga berkomitmen untuk menyalurkan 90 persen dana ZIS DSKL yang terkumpul dengan target penerima manfaat pada 2022 sebanyak 57.650.000 jiwa.

Sepanjang 2021, BAZNAS juga berhasil membukukan rasio penyaluran sebesar 86,7 persen melalui berbagai bidang untuk membantu mustahik mendapat penghidupan lebih baik. Angka 86,7 persen memiliki makna penyaluran terhadap pengumpulan ZIS dan DSKL di BAZNAS berjalan efektif.

Melalui platform digital, dia menjelaskan BAZNAS telah menyediakan layanan kemudahan pembayaran ZIS DSKL melalui puluhan kanal digital, termasuk website baznas.go.id yang naik 51 persen dari tahun lalu sebesar Rp136,99 miliar menjadi Rp202 miliar pada 2022.

Perolehan ini menunjukkan banyaknya milenial yang mempercayakan zakatnya melalui Baznas. Tercatat sekitar 70 persen donatur BAZNAS sepanjang 2021 adalah anak muda dengan rentang usia 25—44 tahun.

Menurutnya, peningkatan terkumpulnya zakat di masyrakat terdorong karena kampanye sadar zakat yang dilakukan oleh Baznas serta peningkatan pelayanan, khususnya melalui sistem digital untuk pengumpulan dana masyarakat dalam pembayaran zakat fitrah.

“Ini memudahkan masyarakat untuk berzakat, anemo ini juga didorong dengan tumbuhnya perusahaan syariah yang telah melaksanakan zakat sehingga meningkatkan peningkatan pengumpulan zakat perusahaan,” ujar Arifin.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

zakat Ramadan baznas
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top