Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nilai Aset Tommy Soeharto Turun Saat Akan Dilelang Ulang, Ini Penjelasan Kemenkeu

Nilai aset milik Tommy Soeharto yang disita oleh Satuan Tugas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) mengalami penurunan sebesar Rp250 miliar dari nilai awal Rp2,4 triliun dengan uang jaminan Rp1 triliun.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 08 April 2022  |  15:39 WIB
Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto kembali fokus mengembangkan Goro, yaitu bisnis di sektor retail untuk turut mendorong sektor UKM nasional berkembang. - Bisnis/Istimewa
Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto kembali fokus mengembangkan Goro, yaitu bisnis di sektor retail untuk turut mendorong sektor UKM nasional berkembang. - Bisnis/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah melakukan lelang ulang aset milik Tommy Soeharto karena tidak laku dalam pelaksanaan lelang pertama. Namun, nilai aset itu tercatat turun sekitar Rp250 miliar ketika lelang ulang.

Lelang aset milik Tommy Soeharto yang disita oleh Satuan Tugas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) semula berlangsung pada 12 Januari 2022. Nilai limit dari aset itu tercatat senilai Rp2,4 triliun dengan uang jaminan Rp1 triliun.

Pemerintah kemudian mengumumkan adanya lelang dari aset yang sama, menunjukkan bahwa aset itu belum laku terjual. Berdasarkan berdasarkan Surat Perintah Penjualan Barang Sitaan (SPBS) dari Ketua Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN) cabang DKI Jakarta, aset Tommy akan dilelang pada 27 April 2022.

Ternyata, dalam pelaksanaan lelang ulang itu nilai limit lelang tercatat senilai Rp2,15 triliun dengan uang jaminan Rp430,2 miliar. Nilai limit lelang turun sekitar Rp250 miliar, sedangkan nilai uang jaminan turun hingga sekitar Rp570 miliar.

Direktur Hukum dan Humas Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Tri Wahyuningsih Retno Mulyani membenarkan bahwa terdapat penurunan nilai limit lelang aset Tommy Soeharto. Namun, menurutnya, hal tersebut bukan karena nilai dari barang tersebut yang turun.

"Pada saat lelang pertama tidak laku, itu kami evaluasi dulu, kemudian kami tim [penilai] turun lagi ke lapangan. Kenapa? Ini mungkin bilang alasanya apa kenapa turun, saya tidak bisa menjawab, karena penilai hanya akan bisa menjelaskan kepada yang meminta penilaian," ujar Ani, sapaan akrabnya, dalam Media Briefing DJKN, Jumat (8/4/2022).

Terkait turunnya nilai jaminan hingga lebih dari separuh, Ani menilai bahwa hal tersebut wajar karena terdapat penurunan nilai limit lelang. Dia pun berharap aset tersebut dapat terjual dalam pelaksanaan lelang susulan.

"Karena nilainya lebih kecil, maka jaminanya akan menyesuaikan," ujarnya.

Aset Tommy Soeharto yang akan dilelang adalah empat bidang tanah di wilayah Cikampek, Karawang, Jawa Barat. Berikut rinciannya:

1. Tanah seluas 530.125,526 meter persegi di Desa Kamojing, Kabupaten Karawang

SHGB Nomor 4/Kamojing atas nama PT KIA Timor Motors

2. Tanah seluas 98.896,700 meter persegi di Desa Kalihurip, Kabupaten Karawang

SHGB Nomor 22/Kalihurip atas nama PT KIA Timor Motors

3. Tanah seluas 100.985,15 meter persegi di Desa Cikampek Pusaka, Kabupaten Karawang

SHGB Nomor 5/ Cikampek Pusaka atas nama PT KIA Timor Motors

4. Tanah seluas 518.870 meter persegi di Desa Kamojing, Kabupaten Karawang

SHGB Nomor 3/ Kamojing atas nama PT Timor Industri Komponen

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lelang kasus blbi tommy soeharto
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top