Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenkes Deteksi 5.227 Kasus Omicron, Mayoritas Transmisi Lokal

Total kasus Omicron yang terdeteksi di Indonesia per Selasa, 22 Februari 2022 mencapai 5.227 kasus.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 22 Februari 2022  |  17:39 WIB
Juru bicara vaksinasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Siti Nadia Tarmizi. (FOTO ANTARA - Muhammad Zulfikar)
Juru bicara vaksinasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Siti Nadia Tarmizi. (FOTO ANTARA - Muhammad Zulfikar)

Bisnis.com, JAKARTA – Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, total kasus Omicron yang terdeteksi per Selasa, 22 Februari 2022 mencapai 5.227 kasus.

“Saat ini total kasus [Omicron] yang terdeteksi per Selasa, 22 Februari 2022 mencapai 5.227 di mana 1.879 itu adalah kasus pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) dan 3.348 adalah transmisi lokal,” kata Nadia kepada Bisnis, Selasa (22/2/2022).

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa tidak semua konfirmasi positif Covid-19 dilanjutkan untuk pemeriksaan varian Omicron, di mana penemuan varian ini dilakukan secara sampel acak pada pasien positif untuk kemudian menentukan jenis yang beredar.

“Kurang lebih saat ini 90 persen kasus konfirmasi positif berasal dari varian Omicron, maka kami melakukan ekstrapolasi kondisi keadaan dari hasil yang diraih sehingga mengasumsikan 80 persen konfirmasi disebabkan oleh Omicron,” ujarnya.

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, penambahan kasus konfirmasi positif virus Corona (Covid-19) pada Selasa (22/2/2022) mencapai 57.491 orang. Angka itu meningkat jika dibandingkan kasus positif pada Senin (21/2) yang berjumlah 34.418 orang.

Dengan penambahan 57.491 kasus, maka Satgas Penanganan Covid-19 mencatat total kasus positif sampai dengan hari ini menembus angka 5.289.414 orang.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenkes Covid-19 omicron
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top