Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ilmuwan Sebut Long Covid-19 Masalah Utama Kesehatan Global dalam Jangka Panjang

Ilmuwan Inggris mengatakan pemahaman saat ini soal long Covid-19 serta opsi untuk mengobatinya menjadi masalah utama jangka panjang bagi sistem kesehatan global.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 Februari 2022  |  14:54 WIB
Perawat Unit Perawatan Intensif, Merlin Pambuan (66 tahun), disemangati oleh staf rumah sakit saat berjalan keluar dari Dignity Health - St. Mary Medical Center, Long Beach, California, Amerika Serikat, Senin (21/12/2020). Dia sebelumnya dirawat delapan bulan di rumah sakit itu karena Virus Corona (Covid-19). - Antara/Reuters
Perawat Unit Perawatan Intensif, Merlin Pambuan (66 tahun), disemangati oleh staf rumah sakit saat berjalan keluar dari Dignity Health - St. Mary Medical Center, Long Beach, California, Amerika Serikat, Senin (21/12/2020). Dia sebelumnya dirawat delapan bulan di rumah sakit itu karena Virus Corona (Covid-19). - Antara/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Para ilmuwan Inggris yang dipimpin Universitas Oxford pada Jumat (18/2/2022) mengatakan pemahaman saat ini soal long Covid-19 serta opsi untuk mengobatinya menjadi masalah utama jangka panjang bagi sistem kesehatan global.

Kesimpulan itu diambil usai mereka meninjau efek samping pada pasien.

Long Covid-19 merupakan kondisi ketika pasien yang telah sembuh dari infeksi Virus Corona masih merasakan gejala penyakit tersebut.

Tinjauan tersebut, yang diterbitkan di European Heart Journal, melihat berbagai dampak langsung infeksi Covid-19, seperti serangan jantung atau peradangan pada otot jantung --kondisi jantung parah-- dan efek jangka panjang seperti kelelahan dan kesehatan mental.

"Long Covid-19, selain berdampak besar bagi individu (penyintas), juga mempunyai konsekuensi ekonomi dan sosial yang luar biasa, karena menyebabkan orang harus meninggalkan pekerjaan, kinerja menurun, dan oleh sebab itu kerugiannya tak terduga," kata Thomas Lscher dari Royal Brompton and Harefield Clinical Group.

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inggris Covid-19 Ilmuwan

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top