Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Studi: Booster Pfizer dan Moderna Efektif Cegah Rawat Inap Terkait Omicron

CDC AS mengungkap penelitian terbaru terkait pengaruh perlindungan vaksin booster Covid-19 terhadap pasien terpapar varian Omicron.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 23 Januari 2022  |  12:33 WIB
Vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech - BBC
Vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech - BBC

Bisnis.com, JAKARTA - Suntikan vaksin booster vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna terbukti sangat efektif dalam mencegah rawat inap terhadap pasien yang terpapar Omicron. Hal itu berdasarkan tiga studi baru oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).

Dosis booster tersebut 90 persen efektif untuk mencegah orang dirawat di rumah sakit setelah mereka terinfeksi varian Omicron. Dosis tersebut juga 82 persen efektif untuk mencegah kunjungan gawat darurat (ICU) dan perawatan darurat, menurut data hasil penelitian.

“Ini benar-benar menunjukkan pentingnya mendapatkan dosis booster,” kata Emma Accorsi dari CDC, salah satu penulis studi tersebut seperti dikutip Aljazeera.com, Minggu (23/1/2022).

Emma mengungkapkan warga Amerika harus mendapatkan booster jika setidaknya lima bulan telah berlalu sejak mereka divaksinasi Pfizer atau Moderna. Hanya saja jutaan orang yang memenuhi syarat belum mendapatkannya.

Penelitian tersebut merupakan studi terbesar pertama di AS yang melihat pengaruh perlindungan vaksin terhadap varian Omicron, kata para pejabat kesehatan.

Temuan itu memperkuat hasil penelitian sebelumnya termasuk penelitian di Jerman, Afrika Selatan, dan Inggris Raya yang menunjukkan bahwa vaksin yang tersedia kurang efektif melawan Omicron daripada versi virus Corona sebelumnya. Penelitian juga menemukan bahwa dosis booster meningkatkan antibodi penangkal virus untuk meningkatkan kemungkinan terpapar sehingga menghindari infeksi simtomatik.

Studi pertama mengamati rawat inap dan ruang gawat darurat dan kunjungan pusat perawatan darurat di 10 negara bagian sejak dari Agustus hingga bulan ini.

Efektivitas vaksin paling baik terjadi setelah tiga dosis vaksin Pfizer atau Moderna, mampu mencegah orang masuk ICU terkait Covid-19 dan kunjungan perawatan darurat.

Disebutkan bahwa perlindungan sempat turun dari 94 persen selama gelombang Delta menjadi 82 persen selama gelombang Omicron. Perlindungan dari hanya dua dosis lebih rendah, terutama jika enam bulan telah berlalu sejak dosis kedua disuntikkan, menurut temuan itu.

#ingatpesanibu #sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pfizer Vaksin Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru Vaksin Booster omicron Vaksin Booster Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top