Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PPKM Jawa-Bali Berakhir Besok, Simak Update Covid-19 Nasional

Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa-Bali akan berakhir besok, Senin (24/1/2022).
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 23 Januari 2022  |  18:15 WIB
Pengendara melintas di dekat mural bertemakan COVID-19 di Petamburan, Jakarta, Rabu (21/7/2021). Berdasarkan data Kemenkes RI, pada hari pertama perpanjangan Pemeberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kasus COVID-19 di Indonesia kembali menurun dari 38.325 orang menjadi 33.772 orang per hari. - ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Pengendara melintas di dekat mural bertemakan COVID-19 di Petamburan, Jakarta, Rabu (21/7/2021). Berdasarkan data Kemenkes RI, pada hari pertama perpanjangan Pemeberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kasus COVID-19 di Indonesia kembali menurun dari 38.325 orang menjadi 33.772 orang per hari. - ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, JAKARTA – Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa-Bali yang diberlakukan mulai 18 Januari 2022 lalu akan berakhir besok, Senin, 24 Januari 2022.

Untuk saat ini belum diketahui apakah PPKM akan kembali diperpanjang atau apakah akan diperketat untuk membendung Covid-19 varian Omicron yang telah menjadi penularan lokal.

Sementara itu, PPKM Jawa-Bali sebelumnya diperpanjang sepekan yang diterapkan sejak 18 Desember 2021 hingga 24 Januari 2022 dengan wilayah level 1 sebanyak 47 daerah, dari yang sebelumnya 29 daerah, level 2 sebanyak 80 daerah dari yang sebelumnya 95 daerah, dan level 3 sebanyak 1 daerah, dari yang sebelumnya 4 daerah.

Sejak perpanjangan PPKM diberlakukan, penambahan kasus positif tercatat terus meningkat, di mana lebih dari tiga kali berturut-turut Indonesia mencatatkan perolehan di atas seribu kasus.

1. Kasus Covid-19

Kenaikan ini dilaporkan usai Indonesia melaporkan adanya penyebaran varian Omicron. Total kasus Omicron di Indonesia hingga Jumat (21/1/2022) menurut laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mencapai 1.161 kasus.

Berdasarkan data Kemenkes RI, pada 22 Januari Indonesia mencatatkan 3.205 kasus positif. Adapun, pada 21 Januari tercatat adanya 2.604 kasus positif, kemudian pada 20 Januari dengan 2.116 kasus.

Selanjutnya, pada 19 Januari Indonesia mencatatkan 1.745 kasus positif, pada 18 Januari dengan 1.362 kasus, 17 Januari mencapai 772 kasus, dan pada 16 Januari 855 kasus positif.

Selain itu, detail perkembangan virus Covid-19 di Indonesia hingga Sabtu, 23 Januari 2022 setelah kasus positif bertambah 3.205, maka akumulasi kasus positif menjadi 4.283.453.

Untuk pasien sembuh bertambah 627 menjadi 4.122.555, sedangkan untuk pasien meninggal bertambah 5 menjadi 144.206

Sementara itu, kasus aktif di Indonesia terus mengalami peningkatan sejak 16 Januari hingga 22 Januari, dengan perincian pertambahan kasus 142, 722, 1.362, 1.232, 1.532, 1.791, 2.573 dan 3.205

Untuk kasus sembuh di Indonesia sejak 16 Januari hingga 22 Januari mengalami keadaan yang fluktuatif dengan kesembuhan tertinggi pada 21 Januari yaitu 811 kasus. Adapun, pe rincian data mulai dari 16 Januari adalah 710, 598, 564, 504, 577, 811, dan 627. 

Sementara itu, kasus meninggal tertinggi dalam sepekan tercatat pada 18 Januari dan 19 Januari dengan masing-masing memiliki 9 kasus. Untuk kasus per harinya sejak 16 Januari hingga 22 Januari tercatat 3, 4, 9, 9, 7, 2, dan 5 kasus.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Covid-19 PPKM omicron
Editor : Fitri Sartina Dewi

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top