Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tidak Ingin Ikuti AS, Jerman Larang Estonia Ekspor Senjata ke Ukraina

Jerman melarang sekutunya di NATO, Estonia, memberi dukungan militer ke Ukraina, dengan tidak mengizinkan senjata buatan Jerman untuk diekspor ke Kiev.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Januari 2022  |  13:43 WIB
Ilustrasi: Bendera Jerman terpasang di sebuah rumah di Dortmund,  19 Juni  2012. - Reuters
Ilustrasi: Bendera Jerman terpasang di sebuah rumah di Dortmund, 19 Juni 2012. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Jerman melarang sekutunya di NATO, Estonia, memberi dukungan militer ke Ukraina, dengan tidak mengizinkan senjata buatan Jerman untuk diekspor ke Kiev --ketika Ukraina bersiap menghadapi kemungkinan invasi Rusia, Wall Street Journal (WSJ) melaporkan, Jumat (21/1). 

Sebelumnya awal pekan ini, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat merestui Lithuania, Latvia, dan Estonia mengirim rudal buatan AS dan senjata lainnya ke Ukraina saat Presiden Joe Biden memprediksikan bahwa Rusia akan bergerak menuju Ukraina.

Banyak sekutu lainnya di NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara), seperti Inggris dan Polandia, yang menyetujui ekspor senjata langsung ke Ukraina, namun pemerintah Jerman enggan melakukan langkah yang sama.

"Jerman dalam beberapa tahun terakhir ini tidak mendukung ekspor senjata yang mematikan," kata Kanselir Jerman Olaf Scholz saat konferensi pers pada Jumat.

Terkait Estonia, Berlin menolak untuk mengizinkan negara ketiga mengirim artileri ke Ukraina sebab senjata-senjata itu berasal dari Jerman, menurut WSJ yang mengutip pejabat Estonia dan Jerman.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat jerman ukraina

Sumber : Antaranews

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top