Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sertifikat Vaksin Anda Bermasalah? Ini Solusinya! 

Sertifikat vaksin Anda bermasalah atau tidak muncul di PeduliLindungi? Ini solusinya menurut Kemenkes RI.
Tresia
Tresia - Bisnis.com 17 Januari 2022  |  18:24 WIB
Ilustrasi - sertifikat vaksinasi - Bisnis/sae
Ilustrasi - sertifikat vaksinasi - Bisnis/sae

Bisnis.com, Jakarta - Keberadaan sertifikat vaksin sangat penting di era pandemi Covid-19. Layaknya paspor, sertifikat vaksin menjadi syarat dalam melakukan perjalanan atau syarat akses ke sejumlah fasilitas publik.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa hanya masyarakat dengan vaksinasi lengkap yang diizinkan masuk ke tempat publik.

"Hanya yang sudah vaksin dua kali yang dapat beraktivitas di tempat publik," katanya dalam konferensi pers, Minggu (16/1/2022).

Setiap orang yang telah menerima vaksinasi Covid-19 baik dosis pertama maupun dosis kedua akan mendapat sertifikat vaksin. Dokumen digital yang terekam di aplikasi PeduliLindungi tersebut menjadi bukti bahwa seseorang tersebut sudah mendapatkan vaksin Covid-19 secara resmi.

Namun, sertifikat vaksinasi Covid-19 seringkali mengalami masalah dan membuat masyarakat mengeluh. Biasanya, masalah tersebut muncul pada salahnya data yang diinput atau belum mendapat sertifikat meski sudah divaksin.

Keluhan dan pertanyaan seputar kendala tersebut banyak bermunculan pada akun media sosial milik kementerian kesehatan.

Melansir dari situs resmi Kemenkes RI pada Senin (17/01), Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan Widyawati menanggapi hal tersebut dengan mengarahkan masyarakat untuk menyampaikan kendala yang dihadapi melalui email [email protected]

Adapun, solusi yang bisa dilakukan untuk masyarakat yang mengalami kendala seputar sertifikat vaksinasi Covid-19 sebagai berikut. 

1. Buka 'email' kemudian ketik alamat email tujuan ke [email protected]
Saat, mengirimkan email masukkan dengan format Nama Lengkap, NIK KTP, Tempat Tanggal Lahir, dan nomor hp. Lampirkan foto dan kartu vaksin.

2. Agar segera diproses, pengguna bisa langsung menyampaikan biodata lengkap, swafoto dengan memegang KTP, dan menjelaskan keluhannya.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email [email protected]

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Luhut Pandjaitan Vaksin Covid-19 Sertifikat vaksin Pedulilindungi
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top