Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Covid-19 Mengganas di Kanada, Militer Diminta Turun Bantu Warga

Kepala Daerah Barskin Lake, Lefty Kamenawatamin menyerukan pemerintah Kanada untuk mengerahkan militer guna membantu masyarakat mengendalikan penularan Covid-19.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 04 Januari 2022  |  12:10 WIB
Seorang penumpang mengenakan masker saat tiba di Bandara Pearson, tak lama setelah Toronto Public Health menerima pemberitahuan kasus dugaan pertama virus corona di Kanada, di Toronto, Ontario, Kanada 26 Januari 2020.  - Reuters
Seorang penumpang mengenakan masker saat tiba di Bandara Pearson, tak lama setelah Toronto Public Health menerima pemberitahuan kasus dugaan pertama virus corona di Kanada, di Toronto, Ontario, Kanada 26 Januari 2020. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Komunitas pribumi terpencil di Ontario utara meminta aparat militer Kanada untuk mengirim personel guna membantu mengatasi wabah Covid-19 yang telah menginfeksi hampir setengah dari penduduk Bearskin Lake.

Terletak 425 km (264 mil) arah utara Sioux Lookout, Ontario, kawasan cagar alam Bearskin Lake dapat diakses melalui udara sepanjang tahun dan melalui jalan es selama musim dingin.

Masyarakat menyatakan keadaan darurat pada 29 Desember 2021 akibat wabah virus Corona. Sebanyak 174 penduduk atau hampir 50 persen dari populasi telah dinyatakan positif Covid-19.

“Virus itu ganas dan tidak membeda-bedakan,” kata Kepala Daerah Barskin Lake, Lefty Kamenawatamin dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Aljazeera.com, Selasa (4/1/2022).

Dia menyerukan pemerintah Kanada untuk mengerahkan militer guna membantu masyarakat.

“Bayi dan anak-anak kami, ibu-ibu, dan para sesepuh kami semuanya telah terkena. Kami kaget dengan kecepatan penyebaran penyakit yang berpotensi mematikan ini. Wabah ini telah membuat sumber daya dan kapasitas kami sampai pada titik kehancuran," ujarnya.

Ketika pandemi merebak pada tahun 2020, para pemimpin adat di Kanada memperingatkan bahwa komunitas mereka dapat terkena dampak lebih parah karena masalah sistemik, termasuk kurangnya air bersih di beberapa waduk. Begitu juga dengan terbatasnya akses ke perawatan kesehatan dan tenaga medis selain perumahan yang terlalu padat.

Kondisi lain yang menimbulkan kekhawatiran adalah kedekatan kamp kerja yang dihuni oleh tenaga kerja sementara dengan komunitas pribumi. Hal itu dapat menyebabkan wabah Covid-19 kian menyebar dan berisiko membebani jaringan kesehatan lokal.

Dalam beberapa kasus, komunitas yang juga disebut First Nations tersebut mendirikan barikade untuk memblokir akses ke cagar alam itu dalam upaya mencegah penduduk, terutama orang tua, tertular virus.

Pada Minggu sore, Menteri Layanan Pribumi Kanada, Patty Hajdu mengatakan di Twitter bahwa departemen tersebut telah menyetujui bantuan sebesar US$378.643 untuk Bearskin Lake di samping dukungan lain selama sebulan terakhir.

“Pendanaan yang disetujui hari ini akan mendukung ketahanan pangan, APD (alat pelindung diri), pendanaan untuk pekerja Covid komunitas lokal, dan bantuan untuk pemotongan dan pengumpulan kayu, seperti yang diminta oleh masyarakat,” kata Hajdu.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kanada Virus Corona Covid-19 omicron
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top