Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DPR Kritik Pertamina yang Naikan Harga Elpiji di Tengah Pandemi

DPR mengkritisi kebijakan PT Pertamina (Persero) yang mendadak menaikan harga elpiji 12 kilogram dan bright gas di tengah kondisi pandemi Covid-19.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 27 Desember 2021  |  22:30 WIB
Pekerja membongkar tabung gas elpiji 12 Kg di salah satu agen, di Jakarta, Kamis (3/8). - JIBI/Nurul Hidayat
Pekerja membongkar tabung gas elpiji 12 Kg di salah satu agen, di Jakarta, Kamis (3/8). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengkritisi kebijakan PT Pertamina (Persero) yang mendadak menaikan harga elpiji 12 kilogram dan bright gas di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PKS Amin Ak menilai upaya PT Pertamina menaikan harga elpiji 12 kilogram dan bright gas tidak tepat. Pasalnya, menurut Amin, kondisi perekonomian masyarakat masih belum pulih sepenuhnya akibat pandemi Covid-19.

Menurut Amin, kenaikan harga elpiji tersebut juga akan berdampak pada harga barang lainnya yang menggunakan elpiji.

"Kenaikan harga jual gas tabung 12 kilogram juga akan diikuti dengan naiknya harga-harga barang kebutuhan lainnya, karena tidak sedikit pelaku usaha kecil dan menengah yang mempergunakan gas 12 kilogram” tuturnya di Gedung DPR, Senin (27/12).

Amin menegaskan bahwa masyarakat kelas bawah akan merasakan langsung dampak negatif dari kenaikan harga elpiji tersebut. Dia meminta agar Pertamina tidak menaikan harga elpiji di tengah pandemi Covid-19.

"Dalam jangka pendek, masyarakat kecil ini harus berjibaku menghadapi peningkatan biaya rumah tangga akibat kenaikan harga elpiji,” katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina dpr harga lpg
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top