Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Biden: Tak Ada Rencana AS Kirim Pasukan ke Ukraina

Joe Biden mengatakan, bahwa menempatkan pasukan AS secara langsung di Ukraina jika terjadi invasi Rusia "tidak akan dilakukan".
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 09 Desember 2021  |  09:03 WIB
Presiden AS Joe Biden di Washington, AS, September 2021. - Antara/Reuters
Presiden AS Joe Biden di Washington, AS, September 2021. - Antara/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan, bahwa menempatkan pasukan AS secara langsung di Ukraina jika terjadi invasi Rusia "tidak akan dilakukan".

Namun, dia memperingatkan konsekuensi berat jika Rusia benar-benar menyerang Ukraina.

Biden menyampaikan hal itu sehari setelah dua jam pembicaraan melalui tautan video dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

KTT virtual itu bertujuan untuk mengurangi ketegangan di kawasan tersebut setelah penambahan pasukan besar Rusia di sepanjang perbatasan timur Ukraina.

Rusia menuduh Ukraina melakukan provokasi dan meminta jaminan agar NATO tidak melakukan ekspansi ke arah timur serta menyebarkan senjata di dekat Rusia.

Pemerintah Ukraina menyatakan, Moskow mungkin merencanakan serangan militer pada akhir Januari, namun para pejabat AS mengatakan belum jelas apakah Presiden Putin telah membuat keputusan untuk menyerang.

Berbicara kemarin, Putin menolak untuk mengatakan apakah dia akan memerintahkan pasukan ke Ukraina. Akan tetapi, dia mengatakan tidak bisa duduk diam, sementara aliansi militer bergerak mendekati Rusia.

Biden mengatakan, dia telah menjelaskan kepada Putin selama pertemuan hari Selasa bahwa akan ada "konsekuensi ekonomi yang belum pernah dia lihat". Dia yakin bahwa pemimpin Rusia itu memahami pesan itu, tambahnya sebagaimana dikutip BBC.com, Kamis (9/12/2021).

Tetapi, ketika ditanya tentang kemungkinan aksi militer, Biden mengatakan kewajiban moral dan hukum AS kepada sekutu NATO-nya di kawasan itu tidak mencakup Ukraina yang bukan anggota organisasi beranggotakan 30 negara itu.

"Gagasan bahwa AS akan menggunakan kekuatan secara sepihak untuk menghadapi Rusia yang menginvasi Ukraina tidak ada dalam rencana saat ini," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat rusia ukraina
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top