Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pascaerupsi Semeru, 3 Gunung Api Berstatus Siaga

Pascaerupsi Gunung Semeru, 3 gunung api di Indonesia berstatus siaga berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 09 Desember 2021  |  07:32 WIB
Arsip - Gunung Merapi saat terlihat meluncurkan lava pijar dari Turi, Sleman, Yogyakarta, Minggu (25/4/2021). - Antara/Hendra Nurdiyansyah
Arsip - Gunung Merapi saat terlihat meluncurkan lava pijar dari Turi, Sleman, Yogyakarta, Minggu (25/4/2021). - Antara/Hendra Nurdiyansyah

Bisnis.com, JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merilis laporan kondisi terkini gunung api di Indonesia per Kamis (8/12/2021).

Selain Gunung Semeru yang erupsi pada Sabtu (4/12/2021) hingga mengakibatkan belasan orang meninggal dunia dan ribuan orang lainnya harus mengungsi, PVMBG mencatat ada tiga gunung api yang kini berstatus Siaga atau Level 3 per 7 Desember 2021.

Gunung Merapi

Gunung api yang berada di dua provinsi yaitu Yogyakarta dan Jawa Tengah ini dalam visualnya terlihat berkabut. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 20-50 meter dari puncak. Adapun, terdapat guguran lava pijar dengan jarak luncur 1000—1800 meter.

Kemudian, Merapi mengalami gempa vulkanik yang berkaitan dengan guguran, hembusan asap kawah, pertumbuhan kubah lava, serta aktivitas tektonik.

PVMBG melaporkan terjadi 152 kali gempa guguran, 6 kali gempa hembusan, 6 kali gempa fase banyak, dan 2 kali gempa tektonik jauh.

Masyarakat diimbau agar tidak melakukan kegiatan apapun pada radius 3 km dari puncak, sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, Dan Putih.

Sementara itu, pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 kilometer (km) dari puncak Gunung Merapi.

Gunung Ili Lewotolok

Gunung yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ini secara visual tampak asap putih dan kelabu dengan intensitas tipis hingga tebal tinggi sekitar 100-500 meter dari puncak. Sementara itu, kondisi kegempaan yang terjadi di sana adalah gempa vulkanik yang berkaitan dengan letusan, hembusan, dan getaran menerus yang berkaitan dengan aktivitas magma, serta aktivitas tektonik.

Perinciannya, 22 kali gempa letusan/erupsi, 107 kali gempa Hembusan, 10 kali tremor non-harmonik, 1 kali gempa tektonik jauh, dan tremor menerus dengan amplitudo 0,5—1 mm.

Atas kondisi tersebut, masyarakat di sekitar gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung, pendaki, dan wisatawan direkomendasikan agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 kilometer dari puncak dan kawah.

Lalu, masyarakat Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya longsoran material lapuk yang dapat disertai oleh awan panas dari bagian tenggara puncak atau kawah gunung Ili Lewotolok.

Gunung Sinabung

Dalam laporan PVMBG disebutkan terlihat gunung tengah tertutup kabut sehingga asap kawah tidak teramati.

Gunung di Sumatra Utara ini juga tercatat terjadi aktivitas gempa berkaitan dengan hembusan asap kawah dan aktivitas magma, serta aktivitas tektonik dengan 1 kali gempa hembusan, 1 kali gempa vulkanik dalam, 2 kali gempa tektonik lokal, dan 2 kali gempa tektonik jauh.

Atas kondisi tersebut, masyarakat dan pengunjung atau wisatawan diimbau tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 kilo meter dari puncak Sinabung, serta radius sektoral 5 kilo meter untuk sektor selatan-timur, dan 4 kilo meter untuk sektor timur-utara dan barat.

Status Waspada

Sementara itu, terdapat 11 gunung api yang saat ini berstatus Waspada atau Level 2.

Perinciannya adalah Ile Werung dan Gunung Sirung di NTT, Gunung Karangetang dan Gunung Soputan di Sulawesi Utara, Gunung Semeru di Jawa Timur; Anak Krakatu di Lampung; Gunung Dukono, Gunung Ibu, dan Gunung Gamalama di Maluku Utara; Kerinci di Jambi, dan Bromo di Jawa Timur.

Untuk masyarakat atau pengunjung di sekitar gunung-gunung tersebut, PVMBG mengimbau agar tidak beraktivitas di radius beberapa kilometer dari puncak atau kawah.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pvmbg Gunung Semeru
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top