Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Afrika Selatan Dilanda Gelombang Keempat, Gara-gara Varian Omicron

Menteri Kesehatan Afrika Selatan Joe Phaahla mengatakan negara tersebut dilanda gelombang keempat Covid-19 gara-gara varian Omicron yang muncul akhir November.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 03 Desember 2021  |  18:58 WIB
Seorang perawat bertugas di sebuah kendaraan pengujian di Johannesburg, Afrika Selatan - Antara/Xinhua (Shiraaz Mohamed)
Seorang perawat bertugas di sebuah kendaraan pengujian di Johannesburg, Afrika Selatan - Antara/Xinhua (Shiraaz Mohamed)

Bisnis.com, JAKARTA - Afrika Selatan dilanda gelombang keempat Covid-19 yang didorong oleh varian Omicron.

Menteri Kesehatan Afrika Selatan Joe Phaahla mengatakan varian Omicron telah menimbulkan kekhawatiran global akan lonjakan infeksi. 

Varian Omicron pertama kali terdeteksi di Afrika selatan bulan lalu dan telah mendorong pemerintah di seluruh benua untuk memberlakukan pembatasan perjalanan dan mengambil tindakan lain untuk menahannya.

"Kita masih bisa mengatur ini [varian Omicron] dengan cara di mana pemerintah tidak perlu memberlakukan pembatasan serius selama beberapa hari ke depan. Semua harus langkah-langkah keselamatan, termasuk vaksinasi," ujarnya seperti dilansir dari Channel News Asia, Jumat (3/12/2021). 

Phaahla berharap varian tersebut dapat dikelola tanpa menyebabkan terlalu pasien yang meninggal dunia. 

Karena itu, dia mendesak seluruh warga Afrika Selatan untuk mendapatkan vaksinasi penuh. 

"Pemerintah ingin dapat mengelola gelombang keempat tanpa pembatasan atau lockdown yang lebih ketat selama Natal," imbuhnya. 

Ilmuwan terkemuka dari Institut Nasional untuk Penyakit Menular Afrika Selatan Michelle Groome mengatakan negara itu menghadapi kenaikan yang belum pernah terjadi sebelumnya atau infeksi dalam waktu singkat karena varian Omicron.

"Infeksi juga berpindah dari kelompok usia yang lebih muda ke orang yang lebih tua," katanya.

Menurutnya, tenaga medis sedang menyiapkan perawat untuk pasien dewasa dan anak-anal, termasuk tempat tidur, lantaran terjadi peningkatan penerimaan di antara anak-anak di bawah empat tahun. 

Seperti diketahui, varian Omicron telah terdaftar sebagai varian yang menjadi perhatian (variant of concern oleh Badan Kesehatan Dunia atau WHO. 

Para ilmuwan masih mengumpulkan data untuk menentukan seberapa menular Omicron dan tingkat keparahan penyakit yang ditimbulkan oleh varian baru tersebut.

#ingatpesanibu #sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

afrika selatan Adaptasi Kebiasaan Baru omicron
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top