Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Potensi Tsunami di Cilegon, Ini Penjelasan BMKG

Koordinator Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan zona rawan gempa  dan tsunami di Indonesia juga banyak, bukan hanya Cilegon saja. Menurutnya, sejarah mencatat Indonesia memiliki catatan tsunami lebih dr 246 kali.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 02 Desember 2021  |  14:32 WIB
Potensi Tsunami di Cilegon, Ini Penjelasan BMKG
Pemasangan alat pendeteksi tsunami BUOY di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau. Foto: bppt_ri
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Di pemberitaan dan media sosial kini tengah ramai informasi potensi terjadinya tsunami di Cilegon.

Bahkan, disebutkan jika tsunami itu diprediksi setinggi 8 meter dan terjadi pada akhir tahun saat natal dan tahun baru.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala BMKG Dwi Korita yang melontarkan risiko tersebut.

Namun, disebutkan jika risiko tersebut merupakan peta bahaya, bukanlah kepastian terjadinya bencana tsunami tersebut.

Koordinator Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan hal tersebut bukan bermaksud memprediksi kejadian pada natal dan tahun baru.

"BMKG bukan bermaksud memprediksi. Tetapi bencana dapat terjadi kapan saja, dimana saja karena potensi itu memang ada," ujarnya dikutip dari akun twitternya.

Dia juga menjelaskan zona rawan gempa  dan tsunami di Indonesia juga banyak, bukan hanya Cilegon saja. Menurutnya, sejarah mencatat Indonesia memiliki catatan tsunami lebih dr 246 kali.

"Karena itu, BMKG mengingatkan kita untuk selalu waspada," tambahnya.

Daryono memaparkan, berbeda dengan kondisi cuaca yang dapat diprediksi, kejadian gempabumi dan tsunami belum dapat diprediksi, tetapi dapat dimodelkan potensi bahayanya dengan mengunakan skenario terburuk untuk acuan mitigasi konkret.

Dia menambahkan, berdasarkan catatan katalog tsunami BMKG menunjukkan bahwa di wilayah Indonesia sejak tahun 1608 sudah terjadi tsunami lebih dari 246 kali, sehingga kita semua patut waspada.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BMKG Tsunami Selat Sunda
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top