Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenkes: Kasus Covid-19 Sudah Sangat Terkendali

Kasus Covid-19 di Indonesia sudah sangat terkendali.
Indra Gunawan
Indra Gunawan - Bisnis.com 01 Desember 2021  |  15:38 WIB
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi dalam acara Siaran Pers PPKM secara daring di Jakarta, Rabu (25/8/2021) - ANTARA - Hreeloita Dharma Shanti.
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi dalam acara Siaran Pers PPKM secara daring di Jakarta, Rabu (25/8/2021) - ANTARA - Hreeloita Dharma Shanti.

Bisnis.com, JAKARTA-Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menyampaikan bahwa kasus Covid-19 di Indonesia sudah sangat terkendali. Hal itu merujuk pada data kasus Covid-19 dalam 2 minggu terakhir.

“Pada minggu-minggu ini angka Covid-19 Indonesia mengalami penurunan, angkanya di kisaran 200-300. Kemarin dilaporkan kasus ada 297, jadi dalam dua minggu angkanya pada sekitaran 400 sampai 500. Kemarin kematian dilaporkan ada 11 bahkan 2 hari lalu ada 1 kasus kematian,” ujar Nadia dalam diskusi virtual, Rabu (1/12/2021).

Nadia menambahkan angka positif kasus Covid-19 Indonesia hanya 0,18 yang 2 minggu sebelumnya 0,2 persen. Sementara tingkat keterisian rumah sakit untuk isolasi maupun perawatan intensif itu hanya 3 persen.

“Kondisi kita sudah sangat terkendali,” ucapnya.

Jika dibandingkan kasus di bulan Juli, lanjut Nadia, ada 54 ribu kasus dan angka kematian mencapai 2 ribu lebih. Kemudian angka posistivity rate mencapai 50 persen di beberapa daerah dan nasional 30 persen serta perawatan intensif menyentuh angka 90 persen.

“Ini upaya kita bersama yang harus tetap dipertahankan,” imbuh Nadi.

Dalam upaya vaksinasi sendiri, menurut Nadia masyarakat yang sudah mendapat suntikan pertama sudah 138 juta atau 67 persen. Sedangkan suntikan dosis kedua sudah mencapai 95,5 persen.

Namun, untuk lansia masih sangat rendah, sehingga ini menjadi PR pemerintah ke depan.

“Sasaran kita usia di atas 12 tahun, lansia yang harus menjadi perhatian kita. Karena baru 53 persen dosis pertama. Dosis kedua lebih kecil lagi 34 persen,” ungkap Nadia.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top