Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Aturan Baru, Penumpang Pesawat Jawa-Bali Tak Perlu Tes PCR

Pemerintah membatalkan kewajiban tes PCR bagi penumpang pesawat di wilayah Jawa dan Bali.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 November 2021  |  12:51 WIB
Aturan Baru, Penumpang Pesawat Jawa-Bali Tak Perlu Tes PCR
Warga menjalani tes usap atau swab test di GSI Lab (Genomik Solidaritas Indonesia Laboratorium), Cilandak, Jakarta, Senin (2/11/2020). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah menjadi sorotan publik, pemerintah kembali menganulir kebijakan tes polymerase chain reaction (PCR) untuk penumpang pesawat di Jawa-Bali.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, kebijakan sebelumnya yang mewajibkan tes PCR bagi penumpang pesawat untuk di Jawa dan Bali resmi dibatalkan.

Oleh karena itu, penumpang pesawat yang akan bepergian di wilayah tersebut cukup menunjukkan hasil tes negatif dari rapid tes Antigen.

"Untuk perjalanan akan ada perubahan, untuk Jawa dan Bali perjalanan udara tidak lagi mengharuskan menggunakan tes PCR," ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dikutip dari Tempo, Senin (1/11/2021).

Sebagai informasi, pemerintah sebelumnya mewajibkan tes PCR bagi penumpang pesawat di Jawa dan Bali serta luar Jawa dan Bali dengan status PPKM level 3 dan 4.

Kebijakan itu dikeluarkan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 menjelang periode libur panjang Natal dan Tahun Baru.

Bahkan, wacana pemerintah untuk mewajibkan tes PCR bagi semua moda transportasi sempat mencuat ke publik.

Namun demikian, kebijakan itu mendapatkan penolakan karena dinilai memberatkan masyarakat. Terlebih lagi kasus Covid-19 sudah mulai landai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PCR

Sumber : Tempo.co

Editor : Setyo Puji Santoso
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top