Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Setelah Kapal Selam Nuklir, Boeing Akan Bangun Drone Militer di Australia

Boeing telah memilih kota Toowoomba di negara bagian Queensland sebagai lokasi perakitan akhir untuk pesawat Loyal Wingman tak berawaknya
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 24 September 2021  |  05:51 WIB
Logo Boeing - Reuters
Logo Boeing - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA—Perusahaan raksasa dirgantara milik Amerika Serikat, Boeing berencana membangun pesawat drone jenis terbaru untuk keperluan militer di Australia.

Boeing kemarin menyatakan telah memilih kota Toowoomba di negara bagian Queensland sebagai lokasi perakitan akhir untuk pesawat Loyal Wingman tak berawaknya. Sedangkan penerbangan uji coba pertama selesai awal tahun ini.

Pengumuman itu muncul kurang dari seminggu setelah Amerika Serikat, Inggris dan Australia mengumumkan aliansi keamanan baru yang akan memasok Australia dengan kapal selam bertenaga nuklir.

Kesepakatan yang disebut Aukus itu dikecam oleh China dan telah meningkatkan ketegangan di kawasan Indo-Pasifik.

Scott Carpendale, direktur pelaksana Boeing Defense untuk Australia, mengatakan pengembangan pesawat baru berjalan sesuai rencana.

Dia menyebutkan menggunakan kecerdasan buatan untuk beroperasi bersama-sama dengan pesawat berawak yang dirancang dan dikembangkan di Australia.

Drone tersebut adalah pesawat tempur militer pertama yang dirancang dan diproduksi di Australia dalam setengah abad ini. Boeing saat ini sedang mengembangkan enam pesawat dalam kemitraan dengan Royal Australian Air Force.

Carpendale mengatakan belum ada pesanan yang dikonfirmasi, tetapi pemerintah Australia tampaknya yakin dan senang dengan kemampuan Loyal Wingman.

“Ada minat yang signifikan dari negara lain,” tambah Carpendale sebagaimana dikutip Aljazeera.com, Jumat (24/9/2021).

Dia mengatakan drone tersebut akan dibangun di fasilitas di Bandara Wellcamp, yang dimiliki oleh Wagner Corp.

Chairman Wagner, John Wagner berharap sektor pertahanan dan kedirgantaraan di bandara akan menarik lebih banyak perusahaan di bidang yang sama.

Proyek tersebut diharapkan dapat menciptakan 300 lapangan kerja selama pembangunan fasilitas dan 70 jabatan operasional dan produksi yang sedang berlangsung.

Gubernur negara bagian Queensland, Annastacia Palaszczuk mengatakan pengumuman itu adalah "berita fantastis" dan untuk pertama kalinya Boeing mendirikan fasilitas sejenis di luar Amerika bagian utara.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat boeing australia
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top