Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PDIP Dibully Gegara Kasus Bansos, Juliari Minta Maaf ke Megawati & Jokowi

Permintaan maaf Juliari kepada Megawati dan Jokowi disampaikan Juliari saat membacakan pledoi dalam persidangan kasus bansos Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 10 Agustus 2021  |  08:34 WIB
Anggota Komisi II dari fraksi PDI-Perjuangan Ihsan Yunus menjadi saksi untuk mantan Menteri Sosial Juliari Batubara di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (21/6/2021). - Antara/Desca Lidya Natalia
Anggota Komisi II dari fraksi PDI-Perjuangan Ihsan Yunus menjadi saksi untuk mantan Menteri Sosial Juliari Batubara di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (21/6/2021). - Antara/Desca Lidya Natalia

Bisnis.com, JAKARTA – Terdakwa kasus suap bantuan sosial (bansos) Covid-19, Juliari P Batubara, meminta maaf kepada Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.

Seperti diketahui, Juliari sebelum ditangkap KPK selain menjabat menteri sosial juga merupakan elit PDIP. Di partai berlambang banteng gemuk tersebut, Juliari bahkan menjabat sebagai wakil bendahara partai.

Adapun permintaan maaf Juliari ke Megawati itu dipicu oleh adanya hujatan dan makian publik terhadap PDIP.

“Saya harus menyampaikan permohonan maaf secara tulus dan penuh penyesalan. Saya sadar bahwa sejak perkara ini muncul, badai hujatan dan cacian datang silih berganti ditujukan pada PDIP,” kata Juliari saat membacakan pledoi sebagaimana dilansir dari Antara, Selasa (10/8/2021).

Sidang pembacaan pleidoi melalui video conference itu, posisi Juliari dan sebagian penasihat hukum di Gedung KPK, sementara jaksa penuntut umum (JPU) KPK, majelis hakim, dan sebagian penasihat hukum Juliari di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Dalam perkara ini, Juliari Batubara selaku Menteri Sosial 2019—2020 dituntut 11 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan ditambah membayar uang pengganti kepada negara sebesar Rp14.597.450.000,00 subsider 2 tahun penjara dan pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama 4 tahun.

Juliari menyebut PDIP adalah partai nasionalis yang bertahun-tahun berada di garda rdepan dalam menjaga empat pilar kebangsaan serta cita-cita pendiri bangsa.

Selain Megawati, eks anggota DPR daerah pemilihan Jawa Tengah itu juga menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden RI Joko Widodo yang juga diketahui adalah kader PDIP.

"Saya secara tulus ingin mengucapkan permohonan maaf saya yang sebesar-besarnya kepada Presiden RI Joko Widodo atas kejadian ini, terutama permohonan maaf akibat kelalaian saya tidak melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap kinerja jajaran di bawah saya sehingga harus berurusan dengan hukum," ungkap Juliari.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK pdip bansos megawati soekarnoputri Covid-19 Juliari P. Batubara

Sumber : Antara

Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top