Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BNPB Tegaskan Prosedur Identifikasi Berlapis pada Perjalanan Internasional

Identifikasi berlapis dilakukan dengan mengecek persyaratan perjalanan luar negeri berupa surat keterangan atau sertifikat vaksinasi Covid-19 dosis lengkap.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 Juli 2021  |  16:18 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ganip Warsito.  - Bisnis.com/Janlika
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ganip Warsito. - Bisnis.com/Janlika

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerapkan metode identifikasi berlapis bagi para pelaku perjalanan internasional demi mencegah penularan SARS-CoV-2 dari luar negeri.

"Satgas Penanganan Covid-19 sudah mengeluarkan peraturan untuk melakukan skrining berlapis bagi pelaku perjalanan internasional yang kita lebih perketat untuk membatasi atau mencegah imported case dari luar," kata Kepala BNPB Ganip Warsito dalam konferensi pers virtual, Mengutip Antara, Selasa (6/7/2021).

Ganip mengatakan identifikasi berlapis dilakukan dengan mengecek persyaratan perjalanan luar negeri berupa surat keterangan atau sertifikat vaksinasi Covid-19 dosis lengkap. Selain itu, pelaku perjalanan juga diwajibkan melakukan karantina selama 8 x 24 jam saat tiba di Indonesia.

Pada hari ketujuh, kata Ganip, dilakukan tes PCR kedua, khususnya bagi Warga Negara Indonesia (WNI) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang belum memperoleh vaksin. "Setelah PCR kedua, akan dilakukan vaksinasi," katanya.

Ganip mengatakan untuk mencegah penularan antardaerah melalui perjalanan domestik, Satgas Penanganan Covid-19 melakukan pengetatan pembatasan mobilitas dalam negeri.

"Kita sudah mengatur untuk perjalanan dalam negeri, kita perketat melalui skrining dengan menunjukkan bukti telah divaksin minimal dosis pertama dan hasil negatif tes PCR atau negatif antigen," ujarnya.

Satgas juga bertanggung jawab pada upaya pencegahan penularan di tingkat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di tingkat komunitas.

"Kita juga terus mengaktifkan peran personel Empat Pilar dalam Posko PPKM Mikro untuk melakukan pencegahan dan pengendalian di tingkat komunitas," katanya.

Petugas Posko PPKM, kata Ganip, menjalankan tugas harian berupa kegiatan surveilans aktif, pemantauan isolasi, karantina wilayah, penutupan tempat umum non-esensial hingga pembatasan kegiatan sosial.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bnpb Covid-19 Protokol Pencegahan Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru PPKM Darurat

Sumber : Antara

Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top