Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Asosiasi Media Siber Diminta Agresif Lawan Hoaks dan Ujaran kebencian

Hal itu diungkapkan dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Tahun 2021 Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 11 Juni 2021  |  12:59 WIB
Para pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Tahun 2021 yang digelar dengan rangkaian seminar di Hotel Royal Senyiur Prigen Pasuruan pada 11-12 Juni 2021 - Dok./AMSI.
Para pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Tahun 2021 yang digelar dengan rangkaian seminar di Hotel Royal Senyiur Prigen Pasuruan pada 11-12 Juni 2021 - Dok./AMSI.

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Pusat Wenseslaus Manggut mengimbau AMSI Jatim bersama pemangku kepentingan lain agar agresif membersihkan sampah digital seperti hoaks dan ujaran kebencian.

Pasalnya, jelas dia sampah-sampah ini tidak saja menganggu bisnis media, tapi juga merusak keadaban di ruang publik. Hal itu diungkapkannya dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Tahun 2021 Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur yang digelar dengan rangkaian seminar di Hotel Royal Senyiur Prigen Pasuruan pada 11-12 Juni 2021.

Acara ini akan dibuka langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki sebagai keynote speaker.

"Raker ini harus merumuskan program kongkrit untuk mengatasi masalah ini, seperti mengadakan pelatihan cek fakta bagi semua pengelola media dan masyarakat umum, menginisiasi pembentukan komunitas anti hoaks dan hatespeech," jelasnya, seperti dikutip dari keteranganr resmi yang diterima Bisnis, Jumat (11/6/2021).

Wenseslaus juga berharap agar para pengurus AMSI Jatim dapat menyusun program yang benar-benar bisa dilaksanakan melalui Rakerwil tersebut baik bagi internal anggota maupun pihak eksternal terkait.

Secara internal antara lain merumuskan program yang benar-benar dibutuhkan oleh anggota dan pemilik media seperti penguatan manajemen pengelolaan media, coaching clinic dari sisi bisnis, konten berkualitas, dan menyusun program yang membantu anggota memahami tren bisnis media digital.

Sementara itu, secara eksternal, Wens pengurus AMSI mesti agresif menjalin komunikasi dan kerja sama dengan stakeholder bisnis media, maupun stakeholder bisnis digital. Menurutnya, AMSI termasuk yang cukup agresif melakukan itu.

Dia pun berharap Rakerwil itu bisa merumuskan program kongkrit kolaborasi antara media dengan stakeholder digital yang lain, antara media dengan pebisnis, media dengan pemerintah, maupun media dengan dunia perguruan tinggi.

"Karena hakekat kolaborasi adalah efisiensi dan impactful. Makin kolaboratif makin efisien dan makin berdaya guna," tukas Wenseslaus Manggut saat ditemui sebelum pembukaan Rakerwil.

Sementara itu, Ketua AMSI Jatim, Arief Rahman mengaku akan secara serius memanfaatkan Rakerwil ini sebagai ajang konsolidasi sekaligus kolaborasi media siber anggota AMSI dengan stakeholder ekosistem digital Jawa Timur. "Kami berupaya keras untuk memastikan media siber atau media online anggota AMSI dapat dikelola secara profesional baik dari sisi konten maupun manajemen perusahaannya," kata Arief Rahman.

Konsolidasi dan kolaborasi ini diharapkan bermuara pada konten yang sehat dan berkualitas agar publik selalu mendapatkan informasi positif, edukatif, sekaligus konstruktif. Apalagi, AMSI selama ini memang berkontribusi penting dalam memberantas dan membersihkan sampah-sampah digital di era disrupsi informasi yang meracuni dan juga merusak struktur sosial masyarakat.

"Karena itu Rakerwil akan menjadi momentum bagi AMSI Jatim secara internal, semakin memperkuat kapasitas teman-teman anggota dalam mengelola media siber," kata Arief Rahman.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hoax Asosiasi Media Siber Indonesia
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top