Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jabar Siaga! Sehari, Kasus Covid-19 Tambah 1.000 Lebih

Selain itu, bed occupancy ratio (BOR) di Provinsi Jawa Barat saat ini sudah melebihi standar WHO yakni di atas 60 persen.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Juni 2021  |  12:20 WIB
Petugas kesehatan melakukan tes rapid antigen ke pemudik di posko penyekatan arus balik mudik di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (15/5/2021). Pemerintah Kabupaten Bekasi menyediakan 2.000 alat tes rapid antigen dan 450 ruang isolasi untuk pemudik yang positif Covid-19.  - ANTARA
Petugas kesehatan melakukan tes rapid antigen ke pemudik di posko penyekatan arus balik mudik di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (15/5/2021). Pemerintah Kabupaten Bekasi menyediakan 2.000 alat tes rapid antigen dan 450 ruang isolasi untuk pemudik yang positif Covid-19. - ANTARA

Bisnis.com, BANDUNG - Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Jawa Barat (Jabar) Marion Siagian mengatakan penambahan kasus positif Covid-19 dalam sepekan terakhir (awal Juni 2021) mencapai di atas 1.000 kasus per harinya.

"Rata-rata di minggu terakhir ini kita mencapai di atas 1.000. Jadi sebelumnya pada Maret dan April (2021) tidak mencapai di atas 1.000. Tapi, pada minggu ini pertambahan kasus setiap hari di atas 1.000," kata Marion Siagian, dalam acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Halaman Museum Gedung Sate Bandung, Jumat (11/6/2021).

Menurut Marion, jika melihat perkembangan terbaru dari kasus yang terkonfirmasi (positif Covid-19) di Jawa Barar cukup fluktuatif, namun cenderung meningkat.

"Jadi kami mencatat dari 28 Mei atau 15 hari setelah Lebaran tahun ini kasus (positif Covid-19) sudah meningkat ada 1.200 kasus turun jadi 800-an kasus. Tapi rata-rata di minggu terakhir ini kita mencapai di atas 1.000," kata dia.

Selain itu, bed occupancy ratio (BOR) di Provinsi Jawa Barat saat ini sudah melebihi standar WHO yakni di atas 60 persen.

"Tadi malam BOR di Jabar itu  62,65 persen, kalau dibandingkan minggu lalu ini pertambahannya tinggi. Sehari nambahnya dua tiga persen. Dan ini sudah melebihi standar dari WHO, 60 persen," kata dia.

Dengan kondisi tersebut, kata Marion, jika merujuk pernyataan Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil maka Jabar siaga terhadap Covid-19.

"Kalau Pak Gubernur Jabar bilang ini sudah siaga, karena kita tidak ingin pasien-pasien tidak mendapatkan layanan medis di rumah sakit karena BOR kita penuh semua.”

Dia mencontohkan Kota Bandung memiliki kapasitas tempat tidur untuk merawat pasien Covid-19 bergejala ringan atau berwarna hijau 947 terisi 767.

"Kemudian yang kuning 544 itu sudah terisi 474, yang merah 79 sudah terisi 65. Coba dibayangkan, sekarang di IGD rumah sakit banyak yang sedang menunggu, apakah akan dimasukkan ke ruangan gejala ringan, sedang atau berat," tambah Marion.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jawa barat who Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top