Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polri: Teroris JAD di Papua akan Lakukan Aksi Teror di Gereja

Polri mengungkap sejumlah lokasi yang diduga menjadi sasaran para teroris JAD di Papua untuk melancarkan aksi terornya.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 31 Mei 2021  |  18:56 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono (tengah). - Antara
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono (tengah). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Polri mengungkapkan bahwa 10 teroris dari kelompok Jamaah Ansharut Daullah (JAD) yang ditangkap di Merauke, Papua berencana melakukan teror di tiga lokasi berbeda.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengemukakan bahwa target teror kesepuluh teroris itu adalah Gereja, Polres dan beberapa Satlantas di Merauke Papua.

Menurut Argo, 10 orang teroris JAD tersebut juga sudah menyiapkan sejumlah perlengkapan untuk melancarkan aksi terornya yaitu senapan angin, senjata tajam, panah dan beberapa cairan yang kekinian tengah diteliti Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.

"Cairan itu masih didalami ya, apakah itu hanya air biasa atau untuk membuat bahan peledak," kata Argo, Senin (31/5/2021).

Menurut Argo, Tim Densus 88 Antiteror kekinian masih melakukan pemeriksaan terhadap seluruh teroris JAD tersebut.

Argo juga memastikan bahwa penangkapan teroris JAD itu tidak akan berhenti pada 10 orang itu, tetapi akan terus dikembangkan untuk mendapatkan tersangka lainnya.

"Kita masih intens memeriksa mereka. Densus masih bekerja ya," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tim Densus 88 menangkap 10 orang teroris JAD di lokasi yang berbeda pada Jumat 28 Mei 2021 dan Sabtu 29 Mei 2021.

"Iya, memang benar telah terjadi penangkapan," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Mustafa Kamal saat dikonfirmasi, Senin (31/5/2021).

Kamal masih merahasiakan identitas 10 teroris JAD tersebut. Menurut Kamal, seluruh identitas teroris JAD akan disampaikan langsung oleh Mabes Polri.

"Nanti akan dijelaskan Mabes Polri ya," kata Kamal.

Menurut Kamal Tim Densus 88 Antiteror tidak akan berhenti mengejar seluruh teroris yang masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) di Bumi Cenderawasih.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri papua teroris densus 88
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top