Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penuhi Kebutuhan Pasar Kerja, STIP Jakarta Persiapkan Prodi S-2

Persiapan itu diantaranya terkait sarana dan prasarana yang ada, termasuk membuat Program Studi (Prodi) yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 28 Mei 2021  |  16:38 WIB
STIP
STIP

Bisnis.com, JAKARTA - Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta melakukan sejumlah persiapan untuk menyukseskan serta memperlancar proses belajar dan mengajar pada program Pasca Sarjana Magister Terapan (S-2),.

Persiapan itu diantaranya terkait sarana dan prasarana yang ada, termasuk membuat Program Studi (Prodi) yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.

Ketua STIP Jakarta, Amiruddin menjelaskan bahwa saat mengenyam pendidikan pada program S-2 di STIP Jakarta para mahasiswa dari kedua prodi tersebut akan mendapatkan pelajaran selama empat semester dengan total Satuan Kredit Semester (SKS) sebanyak 48 dan 49.

Menurutnya, pada prodi Pemasaran, Inovasi dan Teknologi mahasiswa di semester pertama akan mendapatkan mata kuliah diantaranya Pemasaran dan Branding yang berfokus pada Pelanggan, Manajemen Logistik dan Rantai Pasok dan Metodologi Penelitian Bidang Pemasaran, Inovasi dan Teknologi. Sedangkan pada semester kedua mata kuliahnya diantaranya Manajemen Perancangan Pemodelan Sistem Informasi Kepelabuhanan, Manajemen Pemeliharaan dan Perbaikan Fasilitas Pelabuhan dan Manajemen Pelayanan Kapal dan Barang.

"Lalu pada di semester ketiga akan mendapatkan mata kuliah diantaranya Inovasi Bisnis Stratup, Aplikasi Pemasaran Digital dan Teknologi Kewirausahaan. Sedangkan pada semester empat akan difokuskan untuk penyelesaian tesis," katanya dalam keterangan tertulisnya.

Untuk prodi Teknik Keselamatan dan Resiko, Amiruddin juga menjelaskan para mahasiswa akan mendapatkan mata kuliah Keselamatan Kerja dan Risiko Pengoperasian Kapal, Keselamatan dan Risiko Pelayaran dan Keselamatan dan Risiko Pengelolaan Kepelabuhanan di semester pertama.

Di semester dua mata kuliahnya diantaranya Manajemen Analisa Situasi Darurat dan Deteksi Kegagalan, Sistem Keselamatan Pelayaran dan Pemodelan Sistem Informasi Keselamatan dan Risiko. Sedangkan di semester ketiga diataranya mata kuliahnya Asuransi Maritim Risiko dan Safety and Risk Investigation.

Sekertaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono mengatakan pihaknya melalui Badan Pengelolaan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Kementerian Perhubungan sangat mendukung penuh STIP Jakarta menyukseskan program S-2 ini. Terlebih lagi ini merupakan kali pertama sekolah tinggi transportasi membuka program S-2, yang nantinya akan dijadikan pilot project kepada semua kampus yang ada dibawah BPSDMP.

"Saat ini tim Program S-2 STIP Jakarta telah mempersiapkan semua, kita ketahui bahwa pendaftaran telah dibuka dari awal Mei ini dan diharapkan perkuliahan akan bisa dilakukan pada Agustus mendatang. Sedangkan untuk prodi akan dibuka dua program yaitu prodi Pemasaran, Inovasi dan Teknologi Program Magister Terapan (M.Tr.M) dan Teknik Keselamatan dan Resiko Program Magister Terapan (M.Tr.T)," kata Djoko.

Sementara itu, Widyaswara Ahli Utama Kementerian Perhubungan, Sugihardjo menjelaskan dalam memberikan pengajaran terhadap mahasiswanya, S-2 STIP Jakarta mempunyai visi dan misi yang menjadi acuan para pendidik di program tersebut. Di mana secara umum, visi dari prodi Pemasaran, Inovasi dan Teknologi serta Teknik Keselamatan dan Resiko adalah menjadikan program studi magister terapan ini bertaraf internasional yang menghasilkan SDM perhubungan yang profesional.

"Untuk misinya, prodi Pemasaran, Inovasi dan Teknologi adalah meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan pemasaran, inovasi dan teknologi. Kita juga akan mengembangkan penelitian ilmiah sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni di bidang pemasaran, inovasi dan teknologi. Serta tidak ketinggalan melakukan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan bidang yang dimiliki," katanya.

Untuk prodi Teknik Keselamatan dan Resiko, kata Sugihardjo, misinya adalah mampu menguasai kompetensi dibidang teknik keselamatan dan Resiko sehingga dapat menerapkan pengetahuaanya berbasis metodologi modern dan teknologi informasi yang bertaraf internasional. Serta harus mampu melakukan penelitian sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilanjutkan dengan pengabdian kepada masyarakat.

"Dengan di bukanya dua prodi S-2 Terapan di STIP Jakarta, akan memberikan kesempatan kepada dosen dan Pegawai di sektor transportasi Laut untuk melanjutkan jenjang pendidikan S-2 yg linier dengan later belakang pendidikan dan tugas kedinasannya," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pendidikan kuliah
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top