Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Harian Covid-19 di India Naik 240 Ribu Lebih

Lonjakan kematian akibat Covid menyebabkan India kekurangan kayu bakar untuk mengkremasi jasad korban Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Mei 2021  |  15:59 WIB
Pemandangan kuburan manusia di tanah pasir yang dangkal, beberapa diduga meninggal akibat terinfeksi virus Corona (COVID-19), di tepian Sungai Gangga di Phaphamau, pinggir kota Prayagraj, India, Jumat (21/5/2021)./Antara - Reuter/Ritesh Shukla
Pemandangan kuburan manusia di tanah pasir yang dangkal, beberapa diduga meninggal akibat terinfeksi virus Corona (COVID-19), di tepian Sungai Gangga di Phaphamau, pinggir kota Prayagraj, India, Jumat (21/5/2021)./Antara - Reuter/Ritesh Shukla

Bisnis.com, NEW DELHI - India masih berkutat dengan tingginya kasus infeksi baru Covid-19.

Pada Minggu (23/5/2021) India melaporkan kasus baru Covid-19 di atas 240 ribu. Tercatat sebanyak 240.842 infeksi baru Covid-19 selama 24 jam terakhir. Sementara itu, angka kematian meningkat 3.741 kasus.

Total infeksi di negara itu mencapai 26,5 juta sedangkan jumlah kematian total mencapai 299.266, menurut data kementerian kesehatan.

India memimpin dunia dalam jumlah rata-rata harian kematian baru yang dilaporkan. Satu dari setiap tiga kematian yang dilaporkan di seluruh dunia setiap hari terjadi di India, menurut hitungan Reuters.

Lonjakan tajam penularan Covid-19 di India dipicu pertemuan keagamaan yang berlangsung di Sungai Gangga dan berkumpulnya massa dalam protes politik warga kepada pemerintah.

Ketika rekor kasus infeksi berlangsung berturut-turut selama beberapa hari, India kekurangan oksigen dan tempat tidur di kamar darurat dipenuhi pasien.

Lonjakan kematian akibat Covid juga menyebabkan India kekurangan kayu bakar untuk mengkremasi jasad korban Covid-19.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india sungai gangga Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top