Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Viral Babi Ngepet di Depok Ternyata Hoaks, Pelaku Sudah Ditangkap

Ustad Adam Ibrahim kini telah ditetapkan menjadi tersangka terkait penyebaran berita bohong soal penangkapan babi ngepet di Depok.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 29 April 2021  |  14:32 WIB
Babi hutan - Ilustrasi/forumhijau.com
Babi hutan - Ilustrasi/forumhijau.com

Bisnis.com, JAKARTA - Polres Metro Depok akhirnya menemukan titik terang mengenai peristiwa yang sebenarnya terkait babi ngepet jadi-jadian di daerah Sawangan, Depok.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar menjelaskan bahwa peristiwa itu adalah hasil rekayasa antara ustad Adam Ibrahim dan Adi Firmanto yang sengaja membuat geger warga agar takut dan meramaikan majelis taklim yang dibuat oleh ustad Adam Ibrahim di Bedahan, Sawangan Depok.

Menurutnya, ustad Adam Ibrahim sengaja membeli babi seharga Rp900.000 dan ongkos kirim seharga Rp200.000 secara online di grup Facebook Komunitas Kucing Depok.

"Uang tersebut didapatkan dari Adi Firmanto," tutur Edwin dalam keterangan resminya, Kamis (29/4/2021).

Setelah mendapatkan babi tersebut, kemudian 27 April 2021 sekitar pukul 00.00 WIB, dibuat skenario penangkapan seekor babi oleh Adi Firmanto dan Ustad Adam Ibrahim.

"Para saksi tidak ada yang mengetahui dan melihat langsung peristiwa manusia berubah menjadi babi, itu hanya karangan ustad Adam Ibrahim," ujarnya.

Selanjutnya, kata Edwin, berdasarkan aba-aba dari Ustad Adam Ibrahim, kemudian babi itu ditangkap oleh Adi Firmanto dan akhirnya warga berkumpul.

"Kemudian babi tersebut ditangkap oleh para saksi dari berdasarkan aba-aba saudara Adam Ibrahim," ujarnya.

Ustad Adam Ibrahim kini telah ditetapkan menjadi tersangka. Alasan dia melakukan hal tersebut, kata Edwin, agar Ustad Adam Ibrahim jadi terkenal dan pengikutnya semakin banyak.

"Bahwa saudara Adam Ibrahim telah berbohong dan melakukan penipuan dengan maksud untuk menjadi terkenal dan agar pengikut majelis taklim nya bertambah," ungkapnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri depok hoax
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top