Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tentara AS Bersiap Tinggalkan Afghanistan, Pengamanan Diperketat

Ribuan kontraktor Amerika dan asing juga akan meninggalkan Afghanistan setelah dua dekade invasi AS dan sekutunya.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 24 April 2021  |  15:45 WIB
Ilustrasi - Pasukan keamanan Afghanistan./Antara - Reuters
Ilustrasi - Pasukan keamanan Afghanistan./Antara - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Dua pesawat pembom jarak jauh B-52 tiba di wilayah sekitar Afghanistan, Jumat (23/4/2021). Keduanya dihadirkan untuk meningkatkan keamanan saat Amerika Serikat bersiap menarik 2.500 tentaranya.

Dilansir Bloomberg, Sabtu (24/4/2021), juru bicara Pentagon John Kirby mengatakan pengiriman kendaraan pembom telah disetujui Menteri Pertahanan Lloyd Austin, bersama dengan perpanjangan tur kapal induk USS Eisenhower di Timur Tengah.

Hal tersebut sebagai langkah antisipasi potensi serangan oleh Taliban dan bertugas untuk mengirim sinyal, kata Kirby di Pentagon.

"Jumlah pasukan darat di Afghanistan juga diperkirakan akan ditambah sementara untuk membantu dan mengamankan pasukan AS dan NATO yang pergi, kata Kirby," seperti dilansir Bloomberg.

Ribuan kontraktor Amerika dan asing juga akan meninggalkan Afghanistan setelah dua dekade invasi AS dan sekutunya.

Peralatan militer rencananya dikirim kembali ke AS atau ditempatkan kembali di wilayah tersebut. Beberapa akan diberikan kepada pemerintah Afghanistan atau dihancurkan, kata Kirby.

Kendaraan dan peralatan akan diterbangkan dari Afghanistan. Kementerian Pertahanan AS masih mengkalkulasi biaya penarikan yang diperintahkan oleh Presiden Joe Biden.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat afghanistan
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top