Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jemput Bola Tingkatkan Vaksinasi Lansia, Daerah Tujuan Mudik Jadi Prioritas

Pemerintah mengalokasikan vaksin dan memprioritaskan vaksinasi lansia di semua tempat, terutama di daerah tujuan mudik menjelang periode libur lebaran.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 April 2021  |  15:51 WIB
Calon jemaah haji lansia asal Kabupaten Bekasi menerima vaksin Covid-19 pertama kalinya pada 19 Maret 2021 di Stadion Wijaya Mukti, Kab. Bekasi, Jawa Barat. - covid19.go.id
Calon jemaah haji lansia asal Kabupaten Bekasi menerima vaksin Covid-19 pertama kalinya pada 19 Maret 2021 di Stadion Wijaya Mukti, Kab. Bekasi, Jawa Barat. - covid19.go.id

Bisnis.com, JAKARTA -- Partisiasi lansia dalam progam vaksinasi dinilai masih rendah. Pemerintah dikabarkan tengah mengupayakan sejumlah cara untuk mempercepat vaksinasi lansia.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan cara yang ditempuh antara lain dengan mengalokasikan vaksin dan memprioritaskan vaksinasi lansia di semua tempat, terutama di daerah tujuan mudik menjelang periode libur lebaran.

Selain itu, pemerintah juga melayani seluruh lansia di mana pun tanpa dibatasi alamat KTP maupun domisili lansia.

"Partisipasi terlihat menurun sehingga perlu dibantu dorong kembali para lansia melakukan vaksinasi. Ada ketakutan lansia pada vaksin, persepsi buat apa perlindungan, akses terbatas terkait transportasi, teknologi pendaftaraan dan finansial," kata dia dilansir dari Antara, Sabtu (24/4/2021).

Data Kemenkes menunjukkan, dari cakupan vaksinasi, data pada 22 April 2021 pukul 18.00 WIB, baru sekitar 2,3 juta dari 21,5 juta lansia yang sudah divaksinasi. Angka ini lebih rendah dari petugas publik yang sudah mencapai 44 persen.

Selain itu, untuk mengendalikan laju vaksinasi memobilisasi lansia melalui kerja sama dengan komunitas, organisasi lokal dan pihak swasta untuk mendaftarkan serta mengatur transportasi antar jemput lansia ke tempat pelayanan vaksinasi.

Khusus untuk mobilisasi, Nadia menyebut, bisa memanfaatkan becak dan odong-odong untuk mempermudah mobilisasi peserta vaksinasi seperti di Kediri dan Surabaya, atau mendekatkan akses vaksinasi melalui teknik door-to-door ke permukiman warga seperti di DKI Jakarta dan Surabaya.

"Kami mendorong pemerintah daerah, mendata lansia di wilayahnya, diajak vaksinasi, drive thru tidak usah susah-susah pakai mobil, pakai becak pun jadi," tutur Nadia.

Di sisi lain, percepapatan vaksinasi lansia juga bisa melalui mekanisme 1:2 yaitu 1 orang non-lansia dapat divaksin bila membawa 2 orang lansia untuk divaksinasi. Mekanisme ini berlaku termasuk bagi petugas publik dan masyarakat umum.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Adaptasi Kebiasaan Baru

Sumber : Antara

Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top