Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Fenomena Awan Cimulonimbus, Palembang Diterjang Angin Berkecepatan 93 Km/Jam

Masyarakat diimbau waspada, karena saat ini Sumsel mulai memasuki musim pancaroba yang berpotensi menimbulkan angin puting beliung dan hujan lebat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 10 April 2021  |  15:46 WIB
Fenomena Awan Cimulonimbus, Palembang Diterjang Angin Berkecepatan 93 Km/Jam
Pohon tumbang di kawasan Stadion Sriwijaya Palembang akibat angin kencang, Sabtu (10/4/2021). - Antara\\r\\n\\r\\n
Bagikan

Bisnis.com, PALEMBANG - Kota Palembang diterjang angin kencang berkecepatan 35- 50 knot atau sekitar 65 hingga 93 kilometer per jam yang mengakibatkan pohon tumbang pada Sabtu (10/4/2021).

Data citra radar cuaca Stasiun Meteorologi (Stamet) SMB II Palembang pukul 10.10 WIB mendeteksi kecepatan angin tertinggi mencapai 50 knot atau 93 kilo meter per jam di sekitar Kecamatan Ilir Barat I, namun berdasarkan pengukuran anemometer Stamet SMB II tercatat kecepatan angin maksimum mencapai 70 kilometer per jam.

"Kecepatan angin hari ini bisa dibilang rekor sepanjang 2021, karena kecepatan maksimum terakhir pada Februari tercatat 65 kilometer per jam," kata Kepala Unit Analisis dan Prakiraan Stasiun Meteorologi SMB II Palembang Sinta Andayani.

Dampak angin kencang yang terjadi selama 20 menit itu, di antaranya merobohkan reklame, menumbangkan pohon besar di Lorong Jebawi Seberang Ulu I, dan pohon besar di kawasan Stadion Sriwijaya yang melintang di jalan raya.

Sinta menjelaskan, angin kencang tersebut disebabkan awan Cimulonimbus yang muncul akibat pertemuan massa udara (konvergensi) di wilayah Sumsel, meski demikian hujan yang menyertainya tercatat hanya 5.5 mm atau kategori hujan ringan.

Masyarakat diimbau waspada, karena saat ini Sumsel mulai memasuki musim pancaroba yang berpotensi menimbulkan angin puting beliung dan hujan lebat.

"Jika ada tanda-tanda munculnya awan Comulonimbus, diimbau waspada potensi tumbangnya pohon, baliho dan tiang tinggi," kata dia.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa langsung meninjau pohon tumbang di kawasan Stadion Sriwijaya yang melintang di Jalan Angkatan 45. Dia bersama petugas Dinas Pera KP Palembang langsung memotong batang berukuran besar tersebut.

"Alhamdulillah mobil dan motor sudah bisa melintas lagi," kata Dewa.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

palembang puting beliung

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top