Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Survei: 80 Persen Masyarakat Indonesia Antusias dengan Vaksinasi Covid-19

Tingkat pemahaman masyarakat Indonesia mengenai vaksin itu sendiri, efek samping, dan potensi mereka yang memiliki resiko tertular cukup baik.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 23 Maret 2021  |  21:23 WIB
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 untuk warga lanjut usia (lansia) secara drive thru di halaman GOR Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/3/2021).  - ANTARA
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 untuk warga lanjut usia (lansia) secara drive thru di halaman GOR Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/3/2021). - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA – Indonesia menjadi salah satu negara di Asia Tenggara dengan penduduk yang sangat bersedia dan menantikan pemberian vaksin Covid-19.

Hasil itu diketahui dari survei perusahaan riset pasar Ipsos pada 4- 15 Februari 2021. Sejumlah negara dilibatkan dalam survei daring tersebut yakni Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam dan Filipina.

Riset Ipsos menunjukkan bahwa 79 persen masyarakat Asia Tengga sangat bersedia dan menanti pemberian vaksin Covid-19. Vietnam dan Indonesia memuncaki peringat teratas survei tersebut.

“Vietnam [94 persen] dan Indonesia [80 persen] adalah negara negara Asia Tenggara yang masyarakatnya paling banyak bersedia dan bersemangat untuk divaksin,” tulis keterangan resmi Ipsos, Selasa (23/3/2021).

Selain itu, 78 persen masyarakat Thailand bersedia menerima vaksinasi diikuti Singapura (77 persen) dan Malaysia (76 persen) dan terakhir Filipina 68 persen.

Lebih lanjut, mayoritas masyarakat Asia Tenggara berdasarkan riset tersebut bersedia dan berencana mendapatkan vaksinasi pada tahun ini. Dari sejumlah negara, Vietnam dan Indoensia paling ingin segera mendapatkan vaksinasi.

Tingkat pemahaman masyarakat Indonesia mengenai vaksin itu sendiri, efek samping, dan potensi mereka yang memiliki resiko tertular cukup baik.

Managing Director Ipsos Indonesia Soeprapto Tan mengatakan bahwa kondisi ini menunjukkan bahwa kampanye pemerintah agar masyarakat mau menerima vaksin cukup berhasil.

“Tingkat pemahaman masyarakat Indonesia mengenai vaksin itu sendiri, efek samping, dan potensi mereka yang memiliki resiko tertular cukup baik,” katanya.

Sementara itu, mayoritas masyarakat Indonesia juga melihat setidaknya lima kelompok prioritas tertinggi yang perlu segera mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Secara berurutan kelompok prioritas vaksin menurut masyarakat Indonesia adalah tenaga kesehatan, para pekerja garis depan, aparatur negara, lansia dan pekerja pelayanan publik hingga guru dan tenaga pendidik.

Hasil ini setidaknya sejalan dengan program vaksinasi pemerintah. Kelompok pertama yang mendapatkan vaksin menurut pemerintah adalah tenaga kesehatan disusul pelayan publik, lansia dan guru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Vaksin Covid-19
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top