Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tim Indonesia Dipaksa Mundur, Ridwan Kamil Protes ke Panitia All England

Why don't you just simply run a covid test to all incoming athletes. Make it an everyday covid test if you have to. You did that policy to team Denmark, India and Thailand. Why not do the same to team Indonesia?
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 19 Maret 2021  |  10:47 WIB
Ilustrasi - Ganda putra bulu tangkis Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan saat mencoba berlatih di lapangan utama Utilita Arena Birmingham jelang All England 2021, Selasa (16/3/2021). - Antara
Ilustrasi - Ganda putra bulu tangkis Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan saat mencoba berlatih di lapangan utama Utilita Arena Birmingham jelang All England 2021, Selasa (16/3/2021). - Antara

Bisnis.com, BANDUNG — Keputusan panitia All England yang memaksa tim Indonesia mundur membuat Gubernur Jabar Ridwan Kamil ikut geram.

Kegusaran tersebut ia tumpahkan dalam dua unggahan di akun instagram pribadinya sejak Kamis (19/3/2021) malam. 

Dalam unggahan pertamanya, Ridwan Kamil mengaku sangat sedih membaca berita atas keputusan pendepakan tersebut.

“Berita ini bikin sedih banget, duh. Ikut prihatin atas keputusan diskualifikasi yg diterima oleh tim bulu tangkis Indonesia dari perhelatan All England karena satu pesawat dengan salah seorang penumpang anonim yang terpapar Covid," tulis pemilik akun dengan pengikut 13,6 juta tersebut.

Tangkapan layar protes Ridwan Kamil ke panitia All England/Instagram-ridwankamil

Dia menilai kejadian ini bisa diantisipasi dengan melakukan pengetesan secara berkala kepada tiap pemain dan tidak memutuskan secara sepihak.

"Padahal dalam hemat saya bisa lakukan tes per tiap hari kepada atlet jika perlu. Namun itu adalah konsekuensi dari kebijakan pemerintah Ingggris dan panitia," katanya. 

Emil pun berharap keputusan tersebut bisa berlaku adil kepada semua tim yang berlaga. Ia juga mendukung para atlet untuk tetap tegar menghadapi keputusan tersebut. 

"Semoga keputusan ini berlaku adil bagi semua tim dari negara lain dan mendoakan agar tim bulu tangkis Indonesia tetap semangat, berprestasi dan menjaga sportivitas. Tetap semangat untuk the Minions, The Daddies dan kawan-kawan tim Bulutangkis Indonesia. Doa dari kami di tanah air," ungkapnya.

Tak berhenti di sana, pihaknya juga melakukan protes di akun instagram resmi All England. Bahkan, ia menyebut keputusan panitia mendepak tim Indonesia sangat tidak adil dan profesional.

"Why don't you just simply run a covid test to all incoming athletes. Make it an everyday covid test if you have to. You did that policy to team Denmark, India and Thailand. Why not do the same to team Indonesia? It is very unfair and unprofessional. You are destroying the very essence value of sport which is fairness.-regards. Ridwan Kamil, Governor of West Java, Indonesia," tulisnya.

Komentar lain Ridwan Kamil atas kasus yang menimpat tim bulutangkis Indonesia di All England/Instagram-ridwankamil

Seperti diberitakan, para pebulu tangkis Indonesia dipaksa mundur dari turnamen bergengsi All England 2021.

Hal tersebut diketahui dari unggahan Marcus Fernaldi Gideon di akun Instagram-nya pada Kamis (18/3/2021) pagi WIB.

Dalam unggahannya, Marcus Fernaldi Gideon mengungkapkan bahwa seluruh tim Indonesia, termasuk pelatih dan ofisial, dipaksa mundur dari All England 2021.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

all england ridwan kamil
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top