Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PPP Siapkan Strategi Incar Suara Milenial dalam Pemilu 2024

Suara Gen Z dan Generasi Milenial pada Pemilu 2024 jumlahnya diperkirakan sekitar 60 persen dari total suara pemilih.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 Maret 2021  |  17:05 WIB
Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suharso Monoarfa menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Selasa 21 Mei 2019. - Bisnis/Amanda Kusumawardhani
Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suharso Monoarfa menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Selasa 21 Mei 2019. - Bisnis/Amanda Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA --  Potensi suara generasi Z dan milineal menjadi sasaran empuk sejumlah partai politik dalam gelaran Pemilu 2024.

Ketua Umum DPP PPP Suharso Monoarfa mengatakan suara Gen Z dan Generasi Milenial pada Pemilu 2024 jumlahnya diperkirakan sekitar 60 persen dari total suara pemilih.

Dia mengatakan sejak saat ini telah disiapkan strategi khusus untuk mencapai target tersebut.

"Pemilih di Pemilu 2024 sekitar 60 persen adalah generasi muda yang terdiri dari Gen Z sebanyak 24 persen, dan Generasi Milenial. Gen Z itu baru pertama kali ikut dalam Pemilu dan generasi milenial yang kedua kali ikut pemilu," kata Suharso dilansir dari Antara, Jumat (12/3/2021).

Dia mengatakan, untuk mencapai target menggaet sebanyak-banyak suara Gen Z dan milenial, PPP telah membentuk 10 departemen di internal partai tersebut yang berisikan anak muda berusia 25 tahun.

Suharso mencontohkan ada Departemen Gen Z Kreatif dan Departemen Karya Milenial, serta masing-masing departemen tersebut memiliki "duta besar" yang memiliki syarat "5G".

"Para duta besar itu harus penuhi kriteria 5G yaitu 'good looking', gaul, 'google student', Gen Z, dan 'genah' yang berarti benar," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Suharso mengingatkan para kadernya untuk memperkuat rasa kebanggaan pada partai untuk menjadi penyemangat kerja-kerja politik ke depan.

Dia mengibaratkan PPP sebagai sebuah maskapai penerbangan, kalau memiliki tingkat kepercayaan tinggi dari masyarakat maka publik akan memilih maskapai tersebut, bukan yang lain.

"Kalau PPP seperti maskapai penerbangan, kami jadi pilihan yang dirindukan masyarakat dan ditunggu kehadirannya. Karena itu 'sense of pride' PPP itu harus muncul dari diri sendiri," katanya.

Hadir dalam pembukaan Rapimnas I PPP tersebut antara lain Ketua Majelis Kehormatan PPP Zarkasih Nur, anggota Majelis Kehormatan PPP Djan Faridz, Ketua Majelis Syariah Mustofa Aqil Siroj, Ketua Majelis Pakar Prijono Tjiptoherijanto, Ketua Umum DPP PPP Suharso Monoarfa.

Selain itu juga dihadiri para pengurus DPP PPP, pengurus DPW, Badan Otonom (Banom), Fraksi PPP di DPR dan MPR.

PPP menggelar Rapimnas I di Hotel Pullman secara fisik dan virtual pada Jumat-Sabtu (12-13 Maret 2021).

Ketua DPP PPP Achmad Baidowi menjelaskan Rapimnas tersebut sebagai tindaklanjut atas terbitnya SK Menkumham tentang kepengurusan DPP PPP periode 2020-2025 dan langkah konsolidasi internal menuju Pemilu 2024.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemilu ppp

Sumber : Antara

Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top