Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vaksinasi Warga Usia 65 Tahun ke Atas, Korsel Pakai AstraZeneca

Korsel sudah mulai menjalankan vaksinasi antivirus Corona sejak minggu terakhir Februari, tetapi orang yang berusia di atas 65 tahun di panti-panti wreda dikecualikan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Maret 2021  |  10:55 WIB
Botol dengan stiker bertuliskan,
Botol dengan stiker bertuliskan, "Covid-19 / vaksin Coronavirus / Injeksi" dan jarum suntik medis terlihat di depan logo AstraZeneca yang ditampilkan dalam ilustrasi (31/10/2020). - Antara/Reuters\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Perdana Menteri Korea Selatan Chung Sye-kyun menegaskan bahwa pihaknya akan memperluas penggunaan vaksin anti-virus Corona AstraZeneca pada orang-orang yang berusia 65 tahun ke atas dalam mempercepat gerakan imunisasi.

Hal itu ditegaskannya  pada pertemuan pemerintah, Kamis (10/3/2021) waktu setempat. Seperti diketahui, Korsel sudah mulai menjalankan vaksinasi sejak minggu terakhir Februari, yang dimulai pada kalangan petugas kesehatan dan orang lanjut usia.

Namun, lebih dari 370.000 orang yang berusia di atas 65 tahun di panti-panti wreda dikecualikan selama ini dari program penyuntikan vaksin anti Covid-19. Alasannya, Korsel belum mendapatkan data uji klinis yang cukup terkait kelompok usia tersebut.

Data dari Inggris saat ini menunjukkan bahwa vaksin AstraZeneca serta Pfizer/BioNTech, setelah diberikan sebanyak satu suntikan, lebih dari 80 persen efektif dalam mencegah orang di atas usia 80 tahun dirawat inap karena Covid.

"Vaksinasi selama ini ditunda bagi mereka yang berusia 65 tahun ke atas karena kurangnya bukti untuk menentukan keefektifan vaksin AstraZeneca. Tetapi baru-baru ini, data yang membuktikan kemanjurannya bagi orang lanjut usia sudah diterbitkan di Inggris," kata Chung.

Menurutnya, vaksin Oxford-AstraZeneca bagi tujuh juta orang lagi akan diluncurkan mulai minggu terakhir Mei.

Otoritas kesehatan saat ini menyesuaikan jarak waktu pemberian antara dosis awal dan dosis penguat menjadi 10 minggu, dibandingkan sebelumnya selama delapan minggu.

Langkah itu diambil sejalan dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia, kata Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan (KDCA) melalui pernyataan.

KDCA mengatakan 500.635 orang pada Rabu (10/3/2021) telah menerima dosis pertama vaksin AstraZeneca atau Pfizer-BioNTech.

Adapun, Korea Selatan pada Rabu melaporkan 465 kasus baru Covid-19, sehingga totalnya menjadi 94.198 kasus dengan 1.652 kematian.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korea selatan vaksinasi Covid-19 Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Sumber : Antara/Reuters

Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top