Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Cara Menekan Penyebaran Varian Baru Virus Covid-19

Satgas Penanganan Covid-19 menjelaskan cara untuk menekan penyebaran varian baru virus Covid-19 demi mencegah dampak negatif dari mutasi ini.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 05 Maret 2021  |  12:47 WIB
Ilustrasi Virus Corona (Covid/19)
Ilustrasi Virus Corona (Covid/19)

Bisnis.com, JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 memberikan cara untuk menekan penyebaran mutasi virus atau varian baru virus corona yang sudah ditemukan menyebar secara global.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan saat ini beberapa varian virus yang sudah ditemukan menyebar secara global, yakni varian B117 di Inggris, B1351 di Afrika Selatan yang merupakan hasil mutasi dari virus B117, dan varian P1 di wilayah Brazil.

Menurutnya, upaya mencegah mutasi virus adalah dengan menghambat persebarannya, karena tingkat infeksi yang tinggi tentunya meningkatkan peluang terjadinya lebih banyak varian yang dihasilkan. Seberapapun kuatnya varian potensial virus, jika tidak ada peluang menularkan maka virus tersebut tidak akan membahayakan.

"Saya mengingatkan upaya 3T [tracing, testing, treatment] dan bagi masyarakat berpartisipasi dalam program vaksinasi untuk menumbuhkan imunitas secara spesifik. Saya tidak akan lelah mengingatkan pentingnya protokol kesehatan, karena hal ini peting untuk dilakukan," kata Wiku dalam siaran pers, Jumat (5/3/2021).

Dia menambahkan demi mencegah dampak negatif dari mutasi ini, semua pihak disarankan tidak hanya menunggu hasil temuan ilmuwan, untuk menentukan apakah varian tersebut lebih berbahaya atau sekedar mengetahui pola distribusinya.

Terlebih, hasil penelitian ilmiah membutuhkan waktu. Upaya proaktif melindungi diri dan orang di sekitar adalah dengan cara tidak melakukan mobilitas yang tidak perlu sehingga penularan dapat dicegah, sehingga mutasi pun bisa dicegah untuk terjadi.

Di samping itu, lanjutnya, ilmuwan dunia terus mengamati dinamika persebaran virus ini, termasuk perubahan spikes atau protein yang akan menempel pada reseptor sel tubuh untuk memperbanyak diri. Khusus di Indonesia, dari hasil temuan Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, jumlah Whole Genum Sequencing (WGS) berjumlah 495 dengan 471 diantaranya WGS komplit.

Varian D614G sudah ditemukan sejak April 2020, dan hingga Februari 2021 seluruh WGS yang dilaporkan bervarian D614G. Namun data pelaporan WGS terbaru oleh Balitbangkes, menunjukkan ada 2 WGS yang memiliki varian B117 dari sampel yang diambil dari bulan Februari 2021.

#satgasCovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top