Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemristek-Kemkes Kerja Sama Pengembangan Vaksin Merah Putih

Menristek menuturkan kerja sama itu merupakan bentuk kolaborasi dan sinergi dalam mendukung percepatan pengembangan Vaksin Merah Putih di Tanah Air untuk mendukung kemandirian bangsa terhadap vaksin Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Maret 2021  |  15:25 WIB
Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro (kiri) didampingi Wamen Kesehatan Dante Saksono Harbuwono (kanan) menyampaikan paparan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/2/2021). /ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja - wsj.
Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro (kiri) didampingi Wamen Kesehatan Dante Saksono Harbuwono (kanan) menyampaikan paparan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/2/2021). /ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja - wsj.

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah semakin serius mengembangkan vaksin Covid-19 lokal yang diberi nama Merah Putih. Hari ini, Selasa (2/3/2021), Kementerian Riset dan Teknologi (Kemristek) dan Kementerian Kesehatan (Kemkes) menandatangani nota kesepahaman terkait hal tersebut. 

"Saya menyambut baik kerja sama dengan Kementerian Kesehatan baik dalam fase lanjutan dari vaksin Merah Putih khususnya praklinis dan klinis serta dukungan terhadap program vaksinasi nasional yang saat ini sedang berlangsung," kata Menristek Bambang PS Brodjonegoro dalam acara peringatan Setahun Pandemi Covid-19 dengan tema Inovasi Indonesia Untuk Indonesia Pulih, Bangkit dan Maju via virtual di Jakarta.

Dalam acara itu, ada dua penandatanganan nota kesepahaman, pertama nota kesepahaman antara Menristek/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan Menteri Kesehatan yang diwakili oleh Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono tentang kerja sama penelitian dan pengembangan di bidang pengembangan vaksin Covid-19 Merah Putih.

Kedua, penandatangan nota kesepahaman antara Sekretaris Kementerian Riset dan Teknologi/Sekretaris Utama BRIN Mego Pinandito dengan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan Slamet tentang implementasi riset dan inovasi vaksin Covid-19 Merah Putih.

Menristek menuturkan kerja sama itu merupakan bentuk kolaborasi dan sinergi dalam mendukung percepatan pengembangan Vaksin Merah Putih di Tanah Air untuk mendukung kemandirian bangsa terhadap vaksin Covid-19.

"Kuncinya adalah kolaborasi. Tanpa kolaborasi boleh dibilang mustahil kita bisa mengalahkan pandemi yang namanya Covid-19 ini," ujar Kepala BRIN.

Menurut dia, Vaksin Merah Putih adalah satu dan dikerjakan secara kolaboratif, sehingga tidak ada dualisme di antara berbagai pihak dalam pengembangan vaksin tersebut.

"Harus ada kolaborasi antar segala pihak yang memang punya tujuan yang sama, jadi saya juga mengajak Balitbangkes untuk makin erat berkolaborasi dalam kegiatan riset dan inovasi Covid-19 di bawah, nantinya, payung konsorsium tersebut sehingga tidak ada lagi nanti dualisme yang ini versi Balitbangkes yang ini versi Eijkman," tuturnya.

Menristek Bambang mengatakan dalam situasi pandemi saat ini, tidak boleh ada kompetisi untuk menunjukkan siapa yang paling hebat tapi lebih kepada menciptakan kesatuan untuk bersama-sama bersinergi dan mengoptimalkan seluruh sumber daya dalam melawan musuh bersama yakni Covid-19.

"Tidak ada gunanya kita bersaing satu sama lain hanya untuk menunjukkan bahwa kita yang paling hebat dibandingkan si A, si B, si C, si D dan seterusnya. Inilah semangat yang ingin kita bangun dalam konsorsium dan di dalam pemerintahan dan khususnya di dalam bidang riset dan inovasi," ujarnya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bambang brodjonegoro Covid-19 Vaksin Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru

Sumber : Antara

Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top