Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Top, Menkes Pastikan Perusahaan Kasih Vaksin Gratis ke Karyawan

Vaksin gotong royong diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan pandemi Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Maret 2021  |  09:26 WIB
Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi Covid-19 massal kepada pedagang dan pekerja sektor informal di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Senin 1 Maret 2021  -  Youtube Setpres
Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi Covid-19 massal kepada pedagang dan pekerja sektor informal di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Senin 1 Maret 2021 - Youtube Setpres

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah memastikan perusahaan swasta akan memberikan vaksin Covid-19 gratis kepada karyawan dan keluarga. Biaya vaksin sepenuhnya menjadi beban perusahaan. 

Vaksin gotong royong diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan pandemi Covid-19.

“Yang namanya vaksin gotong royong sumbernya adalah perusahaan, mereka mencarikan vaksin, dan harus gratis untuk seluruh karyawan dan keluarganya,” kata Menteri Kesehatna Budi Gunadi Sadikin dalam acara vaksinasi tahap II bagi pekerja di sektor wisata dan pengemudi ojek online di Bali yang ditayangkan secara virtual pada Minggu (28/3/2021).

Menkes mengatakan merek vaksin yang akan digunakan untuk vaksin gotong royong harus berbeda dengan vaksin program pemerintah agar tak mengganggu jalur distribusi vaksinasi nasional. Saat ini, pemerintah telah mendatangkan vaksin Sinovac dan menyusul ada tiga merek lainnya yang tengah dikembangkan. Ketiganya adalah AstraZeneca, Pfizer, dan Novavac.

“Mereknya tidak boleh sama supaya tidak terjadi saingan, rebutan suplai. Jadi dipastikan suplainya adalah tambahan dari sumber-sumber produsen vaksin di seluruh dunia di luar empat yang pemerintah sudah dapat,” tutur Budi Gunadi.

Budi Gunadi meyakini vaksin gotong royong akan mempercepat proses vaksinasi. Dengan begitu, target penyelesaian vaksinasi untuk 181,5 juta penduduk yang semula ditetapkan 15 bulan dapat diperpendek menjadi 12 bulan.

PT Bio Farma (Persero) sebelumnya telah ditunjuk sebagai importir dan distributor untuk vaksin gotong royong. Perseroan diberikan izin mendistribusikan vaksin Covid-19 program swasta.

Perusahaan telah menjajaki pembicaraan dengan produsen vaksin asal Cina, yakni Sinopharm. Pengadaan vaksin Sinopharm nantinya akan dilakukan PT Kimia Farma selaku anak usaha holding farmasi BUMN. Selain Sinopharm, Bio Farama menggelar diskusi dengan vaksin dari Amerika Serikat, yakni Moderna.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

budi gunadi sadikin Covid-19 Vaksin Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru

Sumber : Tempo

Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top