Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelaku UMKM Dukung Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua

Akumindo juga sudah meminta dan mengimbau anggotanya yang termasuk pedagang pasar agar segera divaksinasi.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 18 Februari 2021  |  11:25 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) menyatakan dukungan untuk vaksinasi Covid-19 agar perekonomian bisa segera kembali pulih.

Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Ikhsan Ingratubun mengatakan, mendukung penuh upaya vaksinasi tersebut.

“Kita mengapresiasi program pemerintah untuk melakukan vaksinasi pada pelaku pasar, karena dampak Covid-19 pada perekonomian bangsa ini cukup besar bagi pedagang-pedagang pasar atau pelaku usaha mikro,” ujarnya, Kamis (18/2/2021).

Akumindo juga sudah meminta dan mengimbau anggotanya yang termasuk pedagang pasar agar segera divaksinasi.

“Dengan adanya vaksin ini menimbulkan kepercayaan untuk membentengi diri kita dari Covid-19. Dampak vaksinasi ini untuk pemulihan ekonomi ini sangat besar sekali. Kita optimistis 2021 ini terjadi peningkatan perekonomian. Mudah-mudahan dengan program vaksinasi ini di kuartal I/2021 kita bisa masuk ke tren positif,” kata Ikhsan.

Dia mengimbau kepada masyarakat, khususnya sasaran vaksinasi tahap kedua ini nanti, agar memanfaatkan peluang vaksinasi untuk bertanggung jawab pada diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Adapun, meski sudha divaksin, pelaku UMKM juga diharapkan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Pada Rabu (17/2/2021), vaksinasi di Pasar Tanah Abang menjadi penanda mulainya penyuntikkan vaksin tahap II kepada petugas pelayanan publik dan lansia. Sekitar 1.500 pedagang disuntik vaksin.

Jumlah penerima vaksinasi pada tahap kedua ini mencapai 38,5 juta orang yang terdiri dari 16,9 juta pekerja pelayanan publik dan 21,5 juta lansia.

“Kita hampir selesai untuk vaksinasi tahap pertama bagi tenaga kesehatan dan akan mulai untuk tahap kedua bagi pelayan publik dan lansia. Pelayan publik banyak berinteraksi dengan masyarakat sehingga mendapatkan prioritas untuk diberikan perlindungan, lalu kenapa lansia karena menurut WHO golongan ini saat terkena Covid-19, angka kematiannya tinggi,” terang Maxi Rein Rondonuwu, Plt. Dirjen P2P Kemenkes.

Pemerintah menargetkan vaksinasi tahap kedua akan selesai pada akhir Mei 2021, sehingga pada Juni 2021 akan lanjut ke tahap berikutnya. Metode Kementerian Kesehatan dalam mempercepat upaya ini adalah dengan melakukan vaksinasi di fasilitas layanan kesehatan dan mengadakan vaksinasi massal.

“Memang ada vaksinasi massal yang kita laksanakan di tempat-tempat tertentu, dengan catatan harus punya tempat penanganan KIPI yang komprehensif. Ada juga dengan metode bergerak yang sudah kita uji cobakan di pedagang pasar,” terang Maxi.

Sementara itu, dalam prosesnya vaksinasi ditata agar tetap mematuhi protokol kesehatan, diatur agar tidak terjadi penumpukan, salah satu caranya dengan melakukan proses skrining di awal.

“Ternyata bisa tertib. Pak Presiden melihat pelaksanaan ini sangat baik karena teratur, jadi sebelum datang ke tempat vaksinasi mereka diberikan kupon hingga tahu kapan waktunya divaksin,” terang Maxi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm Vaksin Covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top