Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Presiden Soeharto berbaring di ruang perawatan RSPAD Gatot Soebroto didampingi oleh Ibu negara Tien Soeharto serta Tim Dokter Ahli Kepresidenan. - Dokumen buku dr. Frits Kakiailatu
Premium

Historia Bisnis : Presiden Soeharto dan Banyolan 'Tukang Cukur'

16 Januari 2021 | 15:44 WIB
Presiden Soeharto sedianya dijadwalkan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kependudukan di Kairo, Mesir pada 3—7 September 1994. Namun, rencana itu dibatalkan karena adanya gangguan kesehatan. Sejumlah langkah sudah diambil untuk memulihkan kesehatan Pak Harto, namun semuanya batal hingga muncul candaan 'tukang cukur'.

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Soeharto sedianya dijadwalkan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kependudukan di Kairo, Mesir pada 3—7 September 1994. Namun, rencana itu dibatalkan karena adanya gangguan kesehatan.

Gangguan kesehatan yang dialami Pak Harto membutuhkan waktu istirahat yang cukup serta observasi mendalam.

Harian Bisnis Indonesia edisi Kamis 25 Agustus 1994 memberitakan batalnya kunjungan Presiden Soeharto dan gangguan kesehatan yang dialami tersebut mengutip informasi yang disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Moerdiono. Berita itu ada di halaman pertama.

Moerdiono mengatakan bahwa Presiden Soeharto memerlukan waktu istirahat dan pemeriksaan lebih teliti terkait dengan kesehatannya.

Pada Selasa, 23 Agustus 1994, Presiden Soeharto berada di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto untuk pemeriksaan kesehatan oleh Tim Dokter Ahli Kepresidenan.

"Karena memang dalam 10 hari terakhir ini Presiden merasa ada keluhan. Berdasarkan pemeriksaan, ternyata ada batu ginjal dan sebagian lagi di bagian kiri saluran kemih," kata Moerdiono.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top