Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kepala BNPB Salurkan Bantuan Rp4 Miliar untuk Korban Gempa Sulbar

Bantuan awal sebesar Rp4 miliar disalurkan untuk operasional kebutuhan pengungsi yang terdampak bencana alam gempa di Sulawesi Barat.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 16 Januari 2021  |  13:36 WIB
Sejumlah warga mengungsi di dataran tinggi di Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (15/1/2021). Untuk menghindari terjadinya gempa bumi susulan sebagian warga mencari tempat pengungsian tinggi dan aman. - ANTARA FOTO/Akbar Tado
Sejumlah warga mengungsi di dataran tinggi di Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (15/1/2021). Untuk menghindari terjadinya gempa bumi susulan sebagian warga mencari tempat pengungsian tinggi dan aman. - ANTARA FOTO/Akbar Tado

Bisnis.com, JAKARTA — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyerahkan bantuan awal sebesar Rp4 miliar untuk operasional kebutuhan pengungsi buntut dari gempa yang terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Barat.

Bantuan tersebut diserahkan saat Doni bersama dengan Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar meninjau lokasi terdampak gempa di Kecamatan Malunda dan Ulumanda Kabupaten Majene pada Sabtu 16 Januari 2021.

Sebelumnya, Gempa susulan kembali terjadi di Sulawesi Barat (Sulbar) pada hari ini, Sabtu (16/1/2021). Dari data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa dengan kekuatan 5,0 magnitudo terjadi di Majene, Sulbar sekitar pukul 06.32 Wib. Pusat gempa berada di darat pada kedalaman 20 kilometer Timur Laut Majene.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Majene, Sirajuddin membenarkan tentang adanya gempa susulan pada hari ini. Gempa tersebut terjadi pada pagi hari dan belum diketahui efek gempa dan adanya korban jiwa.

"Iya benar, tadi pagi (gempa susulan)," ujar Sirajuddin saat dikonfirmasi Bisnis dari Makassar, Sabtu (16/1/2021). 

Total sudah tiga kali terjadi gempa cukup besar menghantam Sulbar secara berturut-turut selama tiga hari. Lokasi gempa juga berada di titik yang sama yakni di Timur Laut Majene. 

Gempa pertama terjadi pada Kamis (14/1/2021) dengan kekuatan 5,9 magnitudo pada pukul 14.35 Wita. Kemudian di hari berikutnya, Jumat (15/1/2021) kembali terjadi gempa dengan kekuatan 6,2 magnitudo.

Gempa kedua ini sekaligus yang paling besar dan memakan korban jiwa sangat besar. Di mana total korban sampai hari ini sebanyak 42 meninggal dunia yang terdiri dari Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju, Sulbar.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya mengatakan 34 korban yang meninggal berasal dari Kabupaten Mamuju, dan 9 orang meninggal di Kabupaten Majene. 

"Korban meninggal dunia akibat gempa 6,2 magnitudo pada Jumat di Sulbar menjadi 42 orang," jelas Raditya Jati dalam keterangan resminya Jumat malam.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa bnpb bencana alam sulbar
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top