Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Covid-19 di DKI Bertambah 3.154, Keterisian ICU Sentuh 85 Persen

DKI Jakarta melaporkan penambahan kasus positif Covid-19 mencapai 3.165 orang atau yang tertinggi jika dibandingkan provinsi-provinsi lainnya pada Kamis (14/1/2021).
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 14 Januari 2021  |  17:17 WIB
Sejumlah petugas tenaga kesehatan bersiap untuk didekontaminasi usai bertugas di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Kamis (12/11/2020). - Antara
Sejumlah petugas tenaga kesehatan bersiap untuk didekontaminasi usai bertugas di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Kamis (12/11/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA— Provinsi DKI Jakarta mencatat penambahan 3.154 kasus baru konfirmasi positif Covid-19 pada hari ini, Kamis (14/1/2021) sehingga total kasus positif Covid-19 mencapai 217.893 kasus.

Sementara itu, jumlah pasien konfirmasi positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh pada hari ini sebanyak 2.075 orang. Dengan demikian, total orang yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19 di DKI Jakarta mencapai 193.632 orang.

Adapun, kasus kematian akibat Covid-19 pada di Provinsi DKI Jakarta pada hari ini termasuk dalam tiga besar yang tertinggi. Berdasarkan laporan Satgas Covid-19, jumlah pasien meninggal di Ibu Kota hari ini mencapai 43 orang sehingga total pasien Covid-19 yang meninggal mencapai 3.638 orang.

Kasus positif Covid-19 yang meningkat secara eksponensial ini membuat kondisi fasilitas kesehatan di DKI semakin mengkhawatirkan. Pasalnya, Dinas Kesehatan DKI Jakarta memperkirakan fasilitas kesehatan di wilayah ibu kota akan ambruk pada Februari mendatang.

Berdasarkan data per 12 Januari 2021, tingkat keterpakaian tempat tidur di ruang Intensive Care Unit (ICU) bagi pasien konfirmasi positif Covid-19 telah menyentuh di angka 85 persen. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta Dwi Oktavia menuturkan kapasitas tempat tidur di ruang ICU saat ini berjumlah 995. Total kapasitas itu berasal dari 101 rumah sakit rujukan di seluruh wilayah Ibu Kota.

“Persentase keterisianya sebesar 85 persen dengan total pasien ICU sebanyak 849 orang,” kata Dwi melalui keterangan resmi pada Selasa (12/1/2021). 

Dwi menerangkan, persentase keterpakaian tempat tidur di ruang isolasi mencapai 86 persen. Artinya, fasilitas kesehatan DKI Jakarta tengah merawat sebanyak 6.501 pasien di ruang isolasi. 

“Untuk tempat tidur isolasi jumlahnya 7.548, persentase keterisiannya sebesar 86 persen dengan total pasien isolasi sebanyak 6.501 orang,” kata dia. 

Sebelumnya, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta Weningtyas Purnomorini memprediksi fasilitas kesehatan terkait perawatan pasien konfirmasi positif Covid-19 bakal penuh pada 1 Februari 2021 mendatang

Weningtyas beralasan laju penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 di DKI Jakarta tidak dapat disusul oleh peningkatan kapasitas tempat tidur di seluruh rumah sakit rujukan Covid-19.

“Bila tidak dilakukan intervensi maka di Bulan Februari untuk ICU sudah penuh sedangkan untuk isolasi kemungkinan masih bisa bergerak karena kalau kita tambah dari beberapa rumah sakit baru,” kata Weningtyas dalam Rapat Koordinasi bersama dengan Kemenkes secara virtual pada Rabu (6/1/2021).

Sementara itu, secara nasional Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat penambahan 11.557 kasus konfirmasi positif Covid-19. Dengan demikian, total kasus positif menembus angka 869.600 orang pada Kamis (14/1/2021).

Untuk kasus sembuh dari Covid-19, Satgas mencatat adanya penambahan 7.741 orang pada hari ini sehingga totalnya menjadi 711.205 orang yang sembuh dari Covid-19.

Adapun, kasus meninggal akibat Covid-19 bertambah 295 orang sehingga totalnya menjadi 25.246 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta Virus Corona Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top