Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vaksin Sinovac Halal, Menag Yaqut Minta Masyarakat Tak Ragu Divaksinasi

Menag Yaqut Cholil Qoumas menyatakan bahwa upaya pemerintah mendatangkan vaksin Covid-19 sebagai bentuk ikhtiar untuk menangani pandemi Covid-19.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 12 Januari 2021  |  15:35 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas / Dok. Setpres RI
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas / Dok. Setpres RI

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak umat beragama untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19. Dia meminta umat tidak ragu menerima vaksinasi.

“Saya ingin meminta kepada seluruh umat beragama yang sesuai kriteria dan syarat yang ditentukan agar untuk jangan ragu mengikuti vaksinasi Covid-19 apabila nanti gilirannya sudah tiba,” kata Menag saat menyampaikan keterangan pers yang ditayangkan Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (12/1/2021).

Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa halal dan suci terhadap vaksin Sinovac tersebut. Keputusan ini dinilai penting bagi umat Islam.

Dia menerangkan bahwa berdasarkan Fatwa MUI, vaksin Covid-19 tidak memanfaatkan bahan yang tercemar babi dan turunannya. Selain itu vaksin Sinovac juga tidak memanfaatkan bagian tubuh manusia.

Di sisi lain Sinovac disebut bersentuhan dengan najis muthawasitah sehingga diberikan hukum muhtajanis. Akan tetapi telah dilakukan penyucian secara syar`i.

"Saya juga mengimbau kepada segenap rakyat Indonesia untuk saling melindungi karena semua agama mengajarkan itu," ujar Menag.

Menag menambahkan, kedatangan vaksin Sinovac tahap III ke Indonesia pada hari ini merupakan bentuk ikhtiar dan wujud kecintaan pemerintah kepada bangsa dan rakyat Indonesia.

"Vaksin ini sebagai bentuk upaya bersama dalam mencegah Covid-19," katanya.

Sementara itu, kedatangan 15 juta dosis vaksin di Indonesia dipantau langsung oleh Menteri Agama dan Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo. Vaksin tahap III ini menambah jumlah vaksin yang akan diberikan ke masyarakat.

Sebelumnya, pemerintah telah mendatangkan 1,2 juta vaksin Covid-19 buatan Sinovac pada tahap pertama. Kemudian, pada tahap kedua, pemerintah kembali mendatangkan 1,8 juta vaksin Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menag Covid-19 Sinovac Vaksin Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top