Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi Tunjuk 6 Menteri Baru, Fadli Zon: Semoga Amanah

Fadli Zon menitipkan pesan kepada enam orang yang dipercaya Presiden Jokowi untuk menjadi menteri yang baru di Kabinet Indonesia Maju.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 23 Desember 2020  |  06:26 WIB
Waketum Partai Gerindra Fadli Zon (tengah) berjalan usai mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kediaman SBY, Jakarta. Kamis (9/8). Pertemuan tersebut berlangsung tertutup dan singkat. - ANTARA/Muhammad Adimaja
Waketum Partai Gerindra Fadli Zon (tengah) berjalan usai mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kediaman SBY, Jakarta. Kamis (9/8). Pertemuan tersebut berlangsung tertutup dan singkat. - ANTARA/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memberikan tanggapan terkait reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan menunjuk enam orang menteri baru di Kabinet Indonesia Maju.

Fadli Zon menitipkan pesan kepada enam orang yang dipercaya Presiden Jokowi untuk menjadi menteri yang baru.

"Selamat bekera pada semua menteri baru yang tadi diumumkan Presiden @jokowi. Semoga amanah, terjadi perbaikan dan kemarian di kementerian-kementerian ini. Gentle reminder. Tak ada visi menteri yang ada visi misi Presiden," cuit Fadli Zon melalui akun twitter miliknya @fadlizon, Selasa (22/12/2020).

Seperti diketahui, kemarin, Selasa (22/12) Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengumumkan reshuffle kabinet dan memperkenalkan enam orang menteri baru yang bergabung dalam Kabinet Indonesia Maju. Pelantikan keenam menteri baru itu rencananya akan dilakukan pada hari ini.

Keenam menteri baru itu antara lain adalah Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial, Sandiaga Salahudin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan.

Kemudian, Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama, Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan serta Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan.

Adapun, Tri Rismaharini yang dipercaya Jokowi mengisi posisi Menteri Sosial ini sebelumnya menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. Dia ditunjuk menjadi Mensos untuk menggantikan Juliari P. Batubara yang tersangkut kasus korupsi bansos Covid-19.

Sandiaga Salahudin Uno yang ditunjuk untuk mengemban tugas sebagai Menparekraf sebelumnya sempat menjabat sebagai Wagub DKI Jakarta. Dia juga dikenal sebagai pengusaha dan semat aktif di Hipmi.

Selanjutnya, Budi Gunadi Sadikin yang dipercaya untuk menempati posisi sebagai Menkes menggantikan Terawan Agus Putranto, sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN. Dia juga sempat dipercaya sebagai Ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional (Satgas PEN).

Adapun, Yaqut C, Quoumas ialah seorang tokoh muslim, Ketua PP GP Ansor yang saat ini diberikan tanggung jawab oleh Presiden Jokowi sebagai Menteri Agama. Dia akan menggantikan Menag pendahulunya yaitu Fachrul Rozi.

Kemudian, Jokowi juga menunjuk Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP). Sebelumnya, Wahyu menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan. Dia akan mengisi pos sebagai Menteri KKP yang sebelumnya kosong setelah Edhy Prabowo mengundurkan diri karena tersangkut kasus korupsi izin ekspor benur.

Menteri selanjutnya yang akan dilantik Jokowi ialah Muhammad Lutfi. Dia sebelumnya sempat menjabat sebagai kepala BKPM, Menteri Perdagangan Dubes RI untuk Jepang dan terakhir Dubes RI untuk AS. Saat ini, Lutfi kembali dipercaya oleh Jokowi untuk mengemban tugas sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Agus Suparmanto.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Reshuffle Kabinet Fadli Zon kabinet indonesia maju
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top